oleh

Issu Reshuffle, Awas Penumpang Gelap di NU

POSKOTA.CO – Diberbagai berita yang beredar terkait reshuffle yang akan dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-Kyai Maruf Amin, tiba-tiba muncul nama yg mengatasnamakan NU akan masuk dalam jajaran menteri yang akan dilakukan Presiden Jokowi, pada saat menjelang issue reshuffle Kabinet ini.

saya Aktivis Muda NU terpaksa harus mengutarakan “ Datang dari mana, tiba-tiba mengklaim dirinya sebagai tokoh NU? Saya coba kroscek keberbagai sumber ternyata tidak ada nama itu di NU, seperti penumpang gelap di Nama besar NU

Dengan mengklaim dirinya sebagai tokoh muda NU tidak lain visi misinya demi kepentingan pribadi bukan organisasi.

Saya sebagai kader/aktivis Muda NU sangat berharap kepada bapak presiden Joko Widodo harus lebih hati-hati memilih pembantunya dalam perubahan kabinet nanti, bila ingin mengambil menteri dari NU harus mengetahui rekam jejak orang yang akan masuk dalam jajaran Mentri, karena saya menilai banyak para penumpang gelap yang mendompleng nama besar NU untuk kepentingan Pribadi”

Dari berbagai diskusi, baik di Grup WAG maupun obrolan santai para aktivis muda NU jakarta menyatakan menolak nama tersebut masuk dalam kabinet karena bukan representatif tokoh di NU, terlepas reshuffle kabinet itu adalah hak prerogratif Presiden, bagi saya dan para aktivis muda NU harus memberi masukan dan wajib melakukan penolakan terkait nama tersebut yang mengklaim sebagai tokoh NU.

“Masih banyak kader NU yang memiliki potensi dan rekam jejak yang jelas tentang NU yang sangat pantas daripada nama penumpang gelap tersebut dan saya bagian aktivis muda NU berharap banyak kepada bapak Presiden agar memilih dengan selektif orang yang akan masuk pada jajaran kabinet di-reshuffle nanti.

Dewa Made Pramiko
Aktivis Muda NU Jakarta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *