oleh

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis di Depok

POSKOTA.CO – Tim Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap korban MS alias D. Pelaku mengubur jasad korban di dalam rumah kontrakan di Jalan Raya Muchtar Gang Kopral Daman RT 001/003 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Pelaku pembunuhan sadis ini berinisial J alias Juang adalah adik korban sendiri dibantu oleh tersangka H.

“Kasus pembunuhan ini terungkap berawal dari temuan jenazah yang terkubur di dalam salah satu kontrakan di daerah Depok, Jawa Barat, pada hari Rabu (18/11/2020). Jasad korban ditemukan pemilik rumah kontrakan dan sempat viral di media sosial,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jumat (27/11/2020).

Pemilik kontrakan kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak RT setempat dan kepolisian. Dari hasil penyelidikan, penyidik Unit V Subdit 3 Ditreskrimum Polda Metro Jaya memperoleh petunjuk bahwa korban bernama MS alias D.

Selain itu, Tim Resmob Polda Metro Jaya mendapat informasi bahwa salah satu pelaku berinisial J sudah ditangkap oleh Polres Depok.
“Dari hasil keterangan tersangka J, petugas mendapat informasi bahwa pelaku dibantu oleh satu tersangka lainnya berinisial H,” kata Yusri.

“Kemudian, Tim dari Opsnal Resmob Polda Metro Jaya berhasil menangkap tersangka H di daerah Ciseeng, Bogor Jawa Barat pada Kamis (19/11/2020),” ujarnya.

Motif tersangka yang tega menghilangkan nyawa kakak kandungnya sendiri hingga mengubur di dalam kontrakan karena sakit hati.

Alasan tersangka, korban menghalangi niatnya menikah duluan. Sedang tersangka H sakit hati sama korban karena pernah dilecehkan secara seksual.

“Kita tidak percaya begitu saja, kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Awalnya, tersangka J memukul korban (MS) menggunakan tabung gas 3 kg dan membekap korban dengan bantal saat korban tertidur. Kemudian Tersangka J dan H bersama-sama kembali memukul korban dengan knalpot bekas dan besi rangka motor yang sudah disiapkan hingga korban meninggal dunia.

Untuk menghilangkan jejak, kedua tersangka lalu mengubur jasad korban di dalam rumah kontrakan itu. Akibat perbuatan itu, kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 340, 338 KUHP dan Pasal 170, 351 KUHP, Pasal 170 KUHP, serta Pasal 365 dan 480 KUHP dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati dan atau penjara seumur hidup. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *