oleh

Polisi Jemput Dua Anggota FPI yang Ambil Alih Penyampaian Aspirasi di Pekanbaru

POSKOTA.CO – Dua anggota Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru, Husni Thamrin dan Muhammad Nur Fajril, ditetapkan sebagai tersangka usai menjalani pemeriksaan di Polresta Pekanbaru, Selasa (24/11/2020) malam.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya kepada wartawan menjelaskan penangkapan itu berawal dari adanya ormas FPI yang mengambil alih aspirasi kegiatan itu. Sehingga menimbulkan kericuhan di depan gerbang kantor Gubernur Riau.

“Pada saat ada deklarasi yang dilaksanakan 45 tokoh tiba-tiba dari kelompok ormas ini melakukan perbuatan tadi. Setelah itu kita terima laporan lalu kita lakukan penangkapan,” pungkasnya.

ilustrasi

Sebagaimana diketahui, sebanyak 45 Organisasi kemasyarakatan (Ormas), Organisasi kepemudaan (OKP), Organisasi keagamaan seperti MUI Kota Pekanbaru, PWNU, Pemuda Pancasila, beberapa organigasi lintas agama dari Kristen, Katolik, Kong Hu Cu serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau melakukan aksi demonstrasi di gerbang kantor Gubernur Riau, Senin (23/11/2020) kemarin.

Mereka menyatakan, menolak kehadiran Rizieq Shihab datang di Bumi Lancang Kuning dan menyatakan dukungan terhadap tindakan tegas prajurit TNI-Polri terhadap orang atau kelompok radikal yang akan memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa.

Secara tegas menolak rencana kedatangan Rizieq Shihab dan kawan kawan karena yang bersangkutan akan membawa paham radikalisme. (oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *