oleh

Komplotan Begal Dibekuk Satreskrim Polres Bogor

POSKOTA. CO – Komplotan begal yang tak segan melukai korbannya di jalan raya, dibekuk Satuan Reskrim Polres Bogor. Enam pelaku begal yang kerap beraksi di Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ditangkap atas sejumlah aksi mereka yang membuat orang lain terluka. Bahkan ada yang sampai meninggal dunia.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin didampingi Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan dan Kasie Humas, AKP Ita Puspita Lena dalam jumpa pers Senin (14/3/2022) di Mapolres Bogor di Cibinong mengatakan, tiga bandit jalanan yang ditangkap Sat Reskrim Polres Bogor ialah MA (22), SK ( 19 ), dan ZAF (22). Sementara itu tiga pelaku lainnya masih berusia anak-anak.

“Pelaku ada enam orang ditangkap. Tiga masih anak dibawah umur. Untuk mereka, tidak kami hadirkan di rilis ini. Aksi mereka sangat berbahaya karena melengkapi diri mereka dengan senjata tajam. Mereka tak segan melukai korban,”kata AKBP Iman.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, dari para pelaku yang berhasil diamankan, masing-masing memiliki peranan yang berbeda-beda.

Ada yang berperan sebagi pembawa kendaraan, membawa senjata tajam untuk melukai korbannya, merampas barang milik korbannya, hingga sebagai penadah barang-barang hasil pembegalan.

Pada saat melancarkan aksinya, para tersangka ini  selalu dalam kondisi mabuk. Minuman keras yang memberi tambahan nyali, mereka langsung berkeliling hunting untuk  mencari korban yang akan menjadi target  sasaran.

Saat melakukan aksinya dan korban melakukan perlawanan, para pelaku lalu bertindak brutal.

Yang terakhir aksi para pelaku sebelum ditangkap yakni, membacok bagian punggung salah satu korban yang melawan saat aksi berlangsung di Sukaraja.

“Selain pakai senjata tajam, para pelaku juga  melakukan  penodongan menggunakan  korek api yang menyerupai senjata api,” kata AKBP Iman.

Dari pengakuan para tersangka bahwa komplotannya ini telah melakukan aksi serupa berulang kali di wilayah Kabupaten Bogor.

Atas perbuatannya para tersangka di ancam dengan Pasal  365 KUHP Jo 480 KUHP dengan pidana penjara maksimal 12 tahun.

Sementara itu tiga tersangka yang masih berada di bawah umur saat ini dalam pemeriksaan oleh balai pemasyarakatan Bogor. (yopi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.