oleh

Kejari Depok Hentikan Penuntutan Kasus Pencurian Kucing di Cinere

POSKOTA. CO – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kejari) Depok secara persuasif telah melakukan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif (restorative justice) atas kasus perkara pencurian kucing yang dilakukan oleh dua tersangka SJ, 20, dan MA, 19, warga Kec. Cinere.

Kasus pencurian hewan kucing yang dilakukan SJ dan MA di wilayah Kel. Krukut, Kec. Limo setelah ada perdamaian secara restorative justive antara korban dan dua tersangka yang disaksikan pihak keluarga pada Senin (18/10) lalu disaksikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung RI, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, JPU di Kejari Depok, Polsek Cinere secara virtual langsung dihentikan.

“Kami dari jajaran Kejari Depok sesuai perintah Kajari Depok Sri Kuncoro mendatangi kantor Polsek Cinere untuk menyerahkan surat ketetapan penghentian penuntutan serta mengeluarkan dua tahanan untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga oleh JPU Kejari Depok Tiazara Lenggogeni, ” kata Kasie Intel Kejari Depok, Andi Rio Rahmat didampingi Kepala Sub Seksi Intelijen Kejari Depok Alfa Dera, Rabu (27/20).

Surat Restoratif justice ini telah diamanatkan dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 Tahun 2020, yang bertujuan untuk menciptakan harmonisasi keadilan di masyarakat dan rasa keadilan.

Menurut dia, antara pelaku dan korban telah sepakat berdamai sehingga JPU melakukan restorative justice juga tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, meskipun penuntutan telah dihentikan, kita tetap melakukan pemantauan terhadap pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. (anton)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *