oleh

Kapolri Bertemu Panglima TNI, Bahas Pemberantasan Tambang Ilegal, Kejahatan Siber, dan Narkoba

JAKARTA–Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto bertemu Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/10/2026). Pertemuan keduanya  berfokus pada penguatan sinergi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta menghadapi tantangan kejahatan yang kian kompleks.

Dalam pertemuan yang penuh hangat, Kapolri menegaskan hubungan antara TNI dan Polri merupakan ikatan keluarga besar yang mendasari koordinasi dan kerja sama erat di lapangan. Pendekatan inklusif dan semangat persatuan menjadi fondasi dalam menjaga keutuhan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita ini keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Soliditas dan sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Jenderal Suyudi.

Kapolri menyoroti sejumlah persoalan strategis yang memerlukan penanganan terpadu. Mulai dari maraknya pertambangan ilegal, tindak pidana premanisme, kejahatan siber hingga modus baru peredaran narkotika cair melalui rokok elektrik.

Dalam penegakan hukum, Suyudi menekankan komitmen bersama untuk menindak tegas siapa saja yang terlibat tanpa pandang bulu. ‎“Peredaran narkotika terus berkembang dengan berbagai modus dan jalur penyelundupan,” tegasnya.

TNI-Polri harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. “Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut,” tegas Jenderal Suyudi.

Selain pemberantasan kejahatan konvensional dan kejahatan terorganisir, Kapolri dan Panglima TNI juga menyepakati pembentukan satgas terpadu TNI-Polri. Tujuannya untuk menertibkan tambang ilegal serta memprioritaskan keamanan digital.

Kapolri menggarisbawahi pentingnya adaptasi teknologi guna menangani ancaman siber dan penyalahgunaan identitas digital demi melindungi masyarakat. ‎“Kita juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan,” tuturnya.

Penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyambut positif langkah merangkul dan silaturahmi yang diinisiasi oleh Kapolri. Ditegaskna Agus Subiyanto pentingnya komunikasi dan koordinasi berkelanjutan untuk mendukung program strategis pemerintah.

Seperti ketahanan pangan dan energi nasional di tengah dinamika lingkungan strategis global. Silaturahmi tingkat tinggi yang juga dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut, Kepala Staf Angkatan Udara, Irjenad, serta para pejabat utama kedua institusi. Harapan ke depan dapat memperkokoh soliditas TNI-Polri sebagai pilar utama pelindung masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.(Omi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *