oleh

Dugaan Korupsi Sepatu PDL dan Insentif Covid-19, Kejari Depok Panggil 12 Anggota Damkar

POSKOTA. CO – Kasus dugaan korupsi pengadaan sepatu PDL dan uang insentif lembur Covid-19 di anggota Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok terus bergulir pihak kejaksaan negeri (Kejari) Kota Depok telah memanggil serta meminta keterangan 12 orang anggota Damkar setempat.

“Sampai saat ini ada 12 orang anggota Damkar Kota Depok yang sudah diminta keterangan dan mengumpulkan data terkait adanya tuduhan dugaan tindak pidana korupsi pembelian sepatu PDL tahun anggaran 2018 serta uang insntif COVID-19 selama tiga bulan tahun 2020,” kata Kasi Intelijen Kejari Depok, Herlangga Wisnu Murdianto, Sabtu (17/4).

Pihaknya tengah melakukan pengumpulan data dan meminta keterangan kepada anggota Damkar Kota Depok yang mengetahui dugaan tuduhan adanya tindak pidana korupsi yang disampaikan Sandi Butar Butar, anggota honorer Damkar Depok.

Menurut dia, kemarin (Jumat, 16/4) malah ada lima orang termasuk Sandi BB yang awal mula menyampaikan informasi adanya dugaan korupsi di tempatnya bertugas selama ini melalui media sosial. “Untuk pertanyaan apa saja dan hasil belum bisa di sampaikan secara terbuka karang masih full data full bicket,” tuturnya.

Intinya itu yang sedang kami kerjakan, total sudah ada 12 orang yang kami panggil. Baik soal sepatu PDL, maupun insentif covid-19, imbuhnya yang menambahkan ke dua kasus di Damkar Depok tentunya masih dalam satu Surat Perintah (Sprint) yang dikeluarkan 6 April 2021 oleh Kejari Depok lalu.

Laporan yang disampaikan Sandi terkait insentif covid-19 tidak menutup kemungkinan akan memanggil sejumlah pihak terkait, tapi sejauh ini masih dalam merangkai keterangan. “Kalau memang dibutuhkan pasti akan kami panggil untuk melengkapi keterangan dan data, tapi sekarang belum sejauh itu,” ujar Herlangga. (anton/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *