oleh

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kebakaran Gedung Utama Kejagung

POSKOTA.CO–Tim penyidik gabungan Bareskrim Polri menetapkan 3 tersangka baru kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Kini total tersangka terkait kebakaran yang menggemarkan itu menjadi 11 orang.

Tiga tersangka baru ini berasal dari pihak swasta dan mantan pegawai Kejagung. “Mantan pegawai Kejagung dan eksternal serta pihak luar,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Jumat (13/11/2020).

Dari pihak swasta yang kini ditetapkan sebagai tersangka merupakan perusahaan penyedia minyak lobi dan aluminium composite panel (ACP). Pihak perusahaan itu dianggap lalai melakukan pengawasan, padahal cairan itu rawan terjadi kebakaran.

Untuk diketahui, penyidik gabungan Bareskrim Polri sebelumnya telah menetapkan 8 orang tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung yang terjadi pada 22 Agustus 2020 malam. Hasil penyelidikan diperkuat barang bukti dan ratusan saksi, Polri menyimpulkan kebakaran diduga akibat kelalaian.

Saat kejadian diketahui ada pekerja bangunan yang merokok di dalam gedung dan membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, kebakaran diperparah akibat bahan pembersih lantai yang digunakan di Gedung Utama Kejagung mengandung zat yang mudah terbakar.

Menurut Brigjen Ferdy Sambo, hasil penyelidikan, di Gedung Kejaksaan Agung diketahui menggunakan alat pembersih yang tidak sesuai dengan ketentuan. Bahan berbahaya itu diketahui digunakan oleh cleaning service di setiap gedung, di setiap lantai untuk melakukan pembersihan.

Ini diketahui setelah Puslabfor Polri melakukan pengecekan temuan-temuan adanya fraksi solar dan tiner di setiap lantai. Tim penyidik kemudian melakukan penyidikan dari mana barang ini berasal.

Atas dasar temuan itu, penyidik menyimpulkan bahwa yang mempercepat api menyalar ke seluruh gedung karena adanya penggunaan minyak lobi atau alat pembersih lantai yang bermerek Top Cleaner yang diketahui tidak memiliki izin edar.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *