POSKOTA.CO – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meluncurkan produk Alangsari Cool, minuman herbal dalam sediaan ready to drink (RTD) atau siap minum. Peluncuran Alangsari Cool ini menandai dimulainya perusahaan tersebut merambah industri RTD.
“Mulai hari ini kita resmi masuk ke industri RTD dengan meluncurkan Alangsari Cool 300 ml,” kata Irwan, Jumat (21/10/2022).
Setelah Alangsari, nantinya beberapa produk Sido Muncul yang memang sudah memiliki brand bagus di pasaran juga akan diproduksi dalam bentuk RTD seperti Kuku Bima, Jahe Susu, Kopi dan lainnya. “Kita masuk industry RTD sudah berani karena memang punya brand yang sudah dikenal pasar,” tambah Irwan.
Menurutnya industri RTD adalah industri masa depan. Karena dengan gaya hidup masyarakat modern, tingkat kesibukan yang luar biasa, dan aktivitas yang makin beragam, orang tidak lagi memiliki waktu banyak untuk menyedu minuman sendiri, sehingga beli minumannya melalui vending machine.
“Sekarang vending machine minuman sudah banyak di mana-mana. Orang mau beli tinggal masukin uang, lalu pilih jenis minuman yang diinginkan,” jelas Irwan.
Untuk sementara waktu, produk Alangsari Cool masih menggunakan kemasan botol plastic. Tetapi Irwan berencana akan segera memproduksi RTD Alangsari Cool menggunakan kemasan kaleng dengan alasan mendukung kelestarian lingkungan.
Alangsari Cool memiliki kandungan sari akar alang-alang, extract daun cincau, serta jeruk nipis sebagi kombinasi herbal yang sudah terpecaya sejak dulu. Alangsari Cool 300 ml merupakan minuman herbal yang dapat meredakan panas dalam, beserta gejalanya yakni sariawan, tenggorokan kering, bibir pecah-pecah, dan susah buang air besar.
Alangsari Cool adalah minuman kesehatan, bisa diminum kapan saja. Kecuali yang memiliki keluhan lambung, sebaiknya diminum setelah makan.
Meski sudah mulai merambah RTD, Alangsari dalam sediaan bubuk masih tetap diproduksi dan dijual. “Alangsari bubuk masih tetap dijual sembari mempersiapkan pasar minuman RTD yang akan jadi masa depan,” tambahnya.
Alangsari Cool sendiri sudah bisa dibeli di warung-warung dan market place dengan harga Rp8.000 per botol. (*/fs)







Komentar