JAKARTA – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk meluncurkan produk terbaru Tolak Angin Batuk pada Jumat, (8/3) di Jakarta. Produk ini menambah varian dari produk Tolak Angin yang telah ada dan dikenal oleh masyarakat luas yaitu Tolak Angin Cair, Tolak Angin Bebas Gula,Tolak Angin Flu, Tolak Angin Anak, Tolak Angin Care, Permen Tolak Angin, Permen Tolak Angin Bebas Gula, dan Balsam Tolak Angin.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan Tolak Angin merupakan salah satu produk unggulan Sido Muncul yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas. Meski diperuntukkan mengatasi masuk angin, tapi faktanya banyak masyarakat yang menggunakan Tolak Angin untuk mengobati gejala batuk.
“Itu mengapa kami lalu berinisiatif mengembangkan Tolak Angin khusus untuk mengatasi keluhan batuk,” ujar Irwan didampingi Komisaris Utama Sofyan Hidayat.
Tolak Angin Batuk menggunakan bahan-bahan alami seperti Adas, Kayu Ules, Daun Mint, Jahe, Kencur, Madu, dan beberapa bahan lainnya. “Keunggulannya, selain menggunakan bahan alami, Tolak Angin Batuk menggunakan yang praktis dalam bentuk sachet sehingga mudah dibawa kemana-mana,” ujar Irwan Hidayat.
Uniknya sebelum dijual ke pasar, Irwan dan keluarga telah mencobanya terlebih dahulu. “Jadi kami minum dulu sebelum dijual,” tambah Irwan Hidayat.
Diakui batuk merupakan keluhan yang bersifat simptomatik seperti gatal ditenggorokan dan dahak yang membandel. Dengan menggunakan bahan alami, Tolak Angin Batuk yang rasanya hangat mampu mengatasi keluhan gatal tenggorokan dan meluruhkan dahak.
Selain itu, Tolak Angin Batuk juga menggunakan bahan alami yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh seperti madu.
Hadirnya Tolak Angin Batuk merupakan langkah baru Sido Muncul dalam mengembangkan produknya diluar lini bisnis food supplement dan vitamin.
Tolak Angin Batuk hadir dalam bentuk sachet 15 ml dikemas dalam dos isi 5 sachet. Khasiat dan kegunaannya sendiri adalah untuk meredakan gatal tenggorokan, mengencerkan dahak, dan menghangatkan tenggororokan serta pernapasan.
Masyarakat dapat membeli produk ini di traditional market, lokal supermarket, serta e-commerce. (*/fs)







Komentar