oleh

Sekolah Kecantikan Profesional Makin Menjanjikan Prospek Karier Masa Depan

JAKARTA – Industri kecantikan di Indonesia terus berkembang pesat, mendorong banyak anak muda untuk terjun ke dalamnya setelah lulus sekolah menengah. Sekolah kecantikan kini tidak hanya menawarkan pelatihan keterampilan praktis, tetapi juga prospek karier yang menjanjikan di masa depan.

Salah satu institusi yang telah lama berdiri di bidang ini adalah Puspita Martha International Beauty School yang berlokasi di Wahid Hasyim, Jakarta. Sekolah ini menawarkan tiga peminatan utama: makeup, hair dressing, dan beauty aesthetic and spa. Berdiri sejak tahun 1970, Puspita Martha telah menghasilkan sekitar 370 ribu alumni yang banyak di antaranya sukses berkarier di industri kecantikan, baik sebagai pemilik salon maupun makeup artist profesional.

Wulan Maharani Tilaar, Direktur Puspita Martha, mengungkapkan bahwa pendirian sekolah ini didorong oleh kebutuhan akan tenaga kerja profesional di industri kecantikan.

“Kami tidak ingin tenaga kerja yang abal-abal, jadi ibu saya mendirikan Puspita Martha untuk menyediakan pendidikan yang mumpuni dan tepat,” ujarnya dalam acara Open House Garden Puspita Martha pada Sabtu (25/5), lalu.

Puspita Martha juga menawarkan program internasional yang memberikan sertifikasi dari Cidesco (Zurich, Swiss) dan Cibtac (UK), dua badan akreditasi internasional yang diakui di lebih dari 33 negara. Selain itu, sekolah ini juga menyediakan sertifikasi Nasional BNSP dari Lembaga Sertifikasi Profesi Puspita Martha. Dengan sertifikasi ini, lulusan Puspita Martha dapat bekerja di berbagai negara, membuka peluang karier internasional yang lebih luas.

Adaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren digital juga menjadi fokus Puspita Martha. Wulan Maharani Tilaar menyatakan bahwa minat anak muda untuk terjun ke industri kecantikan semakin tinggi, bahkan banyak lulusan SMA atau SMK yang langsung mengambil keahlian di bidang ini tanpa harus menempuh pendidikan S1 terlebih dahulu.

“Lulusan Puspita Martha International Beauty School tidak hanya bisa menjadi Beauty Therapist, Spa Therapist, Hairdresser, atau Makeup Artist, tetapi juga bisa menjadi digital content creator, terjun ke dunia entertainment sebagai penata rias, atau membuka klinik aesthetic jika mengambil jurusan tersebut,” jelas Wulan.

Untuk menjawab kebutuhan generasi digital, Puspita Martha berkolaborasi dengan Marcommads Edulearn Centre meluncurkan program Digital Beauty Content Creator. Program ini mengintegrasikan keilmuan dan keterampilan di bidang kecantikan dan konten digital, memberikan pelatihan, bimbingan teknis, dan uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi BNSP. Ini membuka peluang baru bagi lulusan untuk berkarier sebagai content creator yang fokus pada industri kecantikan.

Dengan kombinasi antara pendidikan yang mumpuni, peluang sertifikasi internasional, dan adaptasi dengan tren digital, sekolah kecantikan seperti Puspita Martha International Beauty School menawarkan prospek karier yang menjanjikan bagi para lulusannya, baik di dalam maupun luar negeri. (din/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *