oleh

Tim Patroli Laut Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Kayu Teki

POSKOTA CO – Ribuan batang kayu teki berhasil ditegah petugas patroli laut Bea dan Cukai Batam. Kayu tekirecananya akan dibawa keluar Batam dan diamankan saat melintas di perairan Pulau Jaloh Atas Batam Kepulauan Riau.

” Proses pengembangan dan penyidikan terkait kasus kayu teki ini memang agak panjang,” ungkap Kepala Seksi Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Batam Undani kepada POSKOTA Co, sambil memberikan press rilis Bea dan Cukai Batam, Sabtu (21/8).

Masih keterangan Undani, Tim Patroli Laut yang terdiri dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Batam berhasil menghentikan pelayaran Kapal KM SP. Diperiksa isi kapal, didapati 10.810 batang kayu teki tanpa dokumen kepabeanan. Nahkoda kapal A, beserta 5 anak buahnya S, D, M, U dan IM turut diamankan, (28/6).

Diperkirakan nilai barang dari 10.810 batang kayu teki mencapai Rp 86.480.000, dengan potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp4.324.000. “ Untuk proses lanjut, tersangka dan barang bukti selanjutnya diserah terimakan ke Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” tutup Undani.

Tersangka dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Pasal 12 huruf (d) jo pasal 83 huruf (a). (ferry)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *