oleh

Sejumlah Desa di Kuningan Belum Terima Dana IP

POSKOTA.CO – Sejumlah desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat hingga saat ini masih juga belum menerima dana infrastruktur pedesaan (IP) tahun 2022. Padahal dana yang bersumber dari pemerintah provinsi tersebut pada sebagian desa sudah terealisasi sejak Juli lalu.

Hal itu salah satunya diakui Kepala Desa Margasari Luragung Asep Suhaemi, ketika dikunjungi POSKOTA.CO di ruangan kerjanya, Selasa (13/9/2022).

Menurut Asep, ada tiga desa di wilayah Kecamatan Luragung sampai sekarang masih belum menerima dana IP dimaksud.
“Menurut informasi, selain Desa Margasari, dua desa lainnya yakni Cikaduwetan dan Gunungkarung belum juga menerima,” terangnya.

Kades Margasari ini menginginkan, sehubungan sudah memasuki bulan kesembilan (September-red) pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat segera merealisasikannya. “Pemerintah desa akan memiliki waktu yang relatif cukup untuk menggelar dana IP jika pengucurannya bisa diserap lebih cepat lagi,” harapnya.

Sebaliknya, kata Asep, jika dana IP lambat diterima desa, dikhawatirkan program dimaksud nanti menjadi sempit waktu dalam tahap pelaksanaannya. “Kami menunggu semoga dana IP ini dapat segera dikucurkan,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Gunungkarung Echin Wasdiana, pihaknya sangat menunggu dana IP dari BelumPemprov Jabar. “Mudah-mudahan dana IP dapat segera diterima supaya bisa cepat digelar,” ujarnya.

Terpisah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, melalui Kepala Bidang (Kabid) UEM Rita Yunia Pratidina membenarkan, masih ada desa yang belum menyerap dana IP tahun 2022. “Data yang dimiliki kami ada 67 desa di Kabupaten Kuningan yang masih berproses,” ungkapnya.

Dijelaskan Rita, saat ini sudah masuk dan sedang tahap proses di pemerintah provinsi. “Semoga tidak lama lagi dana IP dapat terealisasi semua ke 67 desa yang memang belum menerima,” jelasnya. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *