oleh

Satlantas Polresta Barelang Batam Giat Patroli Rutin dan Penanganan Balap Liar

POSKOTA.CO – Demi kenyamanan berlalu lintas serta mengedukasi masyarakat, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang melakukan kegiatan patroli rutin untuk mengedukasi. Targetnya, para pengendera yang tidak melengkapi aturan lalu lintas saat berkendara, hingga pengendara balap liar.

“Pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat, dari mulai pemakaian helm, SIM, STNK, saat berkendara, kita imbau dan edukasi,” kata Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Cut Putri Amelia Sari melalui Kanit Turjawali Satlantas Polresta Barelang Ipda Yudi Patra kepada POSKOTA.CO melalui sambungan telepon, Selasa (6/12/2022).

Dalam patroli rutin, petugas Satlantas Polresta Barelang tidak melakukan tilang manual, bila ada temuan, kita sarankan kepada pengendara untuk melengkapi saat berkendara serta tertib berlalu lintas, katanya.

“Ada 16 kendaraan yang terjaring pada saat balap liar di Simpang Kara, Sabtu (3/12/2022). Sebagian besar pengendara balap liar adalah pelajar. Kita kumpulkan lalu kita berikan saran dan pembinaan. Pelajar yang tidak memiliki SIM karena belum cukup umur disarankan untuk tidak membawa kendaraan, ” kata AKP Cut Putri Amelia Sari, kasat Lantas Polresta Barelang Batam melalui rilis yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (6/12/2022).

Cut Putri menambahkan, pelajar yang terjaring akan kita minta orang tuanya untuk datang, selanjutnya membuat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi terlibat balap liar.

“Kenderaan yang terjaring, dapat diambil dengan membawa kelengkapan surat-surat seperti STNK dan BPKB, selanjutnya kenderaan yang tidak memiliki kelengkapan surat (bodong) diteruskan ke unit reskrim,” sambung Cut Putri.

Informasi yang didapat POSKOTA,CO, ada beberapa tempat di Batam menjadi arena balap liar, kawasan Simpang Kara Batam Center dan wilayah Tanjung Uncang. Pihak Satlantas Polresta Barelang selalu merespons informasi dari masyarakat bila di lingkungannya dijadikan arena balap liar oleh pelajar.

“Kita mengimbau orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan kepada anaknya. Karena dengan pengawasan orangtua, dapat membantu memperkecil angka kecelakaan lalu lintas,” tutup Cut Putri. (*/ferry)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *