POSKOTA.CO – Keberadaan pengurus dan anggota baik ditingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Lembaga Pemberdayaan Desa (LPM) di Desa tentunya harus memiliki tujuan yang sama dengan bersinergi dengan pemerintah pusat, provinsi, Kabupaten/kota dalam menyamakan persepsi untuk membangun dan mengembangkan desa agar masyarakat desa sejahtera.
“Saya yakin kolaborasi yang telah berjalan selama ini tetap dan akan terus berjalan dengan tujuan yang sama agar seluruh masyarakat di desa hidup sejahtera serta pembangunan berjalan merata sesuai yang diharapkan seluruh masyarakat,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua DPP LPM Ahmad Dolly Kurnia Tanjung saat Pelantikan 30 orang pengurus DPD LPM Provinsi Jawa Timur masa bakti 2022-2027, Minggu (9/10).
Untuk memperkuat sinergi antara LPM RI dan Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa dalam memastikan terwadahinya seluruh aspirasi masyarakat desa pembangunan yang adil dan merata tentunya dibutuhkan kerja keras sehingga hasilnya bermanfaat serta dapat menjaga stabilitas politik, ekonomi, dan sosial di Desa dalam menghadapi situasi-situasi strategis nasional.
Menurut dia, yang terpenting adalah pengurus DPD LPM Jawa Timur harus dapat bersinergi dengan seluruh komponen baik pemerintah pusat, propinsi, kabupaten/kota untuk membangun desa agar bermanfaat bagi masyarakat desa.
Yang tidak kalah pentingnya, imbuh dia, tentunya dapat menjalankan Nota Kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri dan DPP LPM Nomor 119/4143/SJ tentang Sinergitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Antara Kementerian Dalam Negeri dan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat terutama dalam aspek penataan, pemberdayaan, dan pendayagunaan LPM Desa sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD).
“Untuk memastikan setiap LPM maupun LKD berjalan sesuai peraturan yang ada maka harus memiliki payung hukum yang kuat di Desa,” katanya. (anton)







Komentar