oleh

Kadisdik: Jika Tenaga Pendidik Sudah Vaksin, Belajar Tatap Muka di Kuningan Berpeluang Dibuka

POSKOTA.CO – Kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Kuningan Jawa Barat berpeluang dibuka. Menyusul adanya program vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan yang telah diagendakan Dinas Pendidikan setempat.

Penegasan itu dikemukan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kuningan, Drs H. Uca Somantri, MSi ketika dihubungi Poskota melalui telepon seluler, Jumat (19/3/2021).

Menurut Uca, hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan, terkait program vaksinasi itu direncanakan mulai minggu depan. “Vaksinasi untuk guru akan dilakukan secara bertahap mulai dari jenjang SMP dengan memperhatikan skala prioritas,”terangnya.

Dia menyebut, guru yang bertugas pada daerah padat penduduk dan tingkat mobilitasnya tinggi akan didahulukan sehubungan wilayah serupa itu lebih rentan bagi penyebaran virus covid-19.

Dijelaskannya, kegiatan vaksinasi bertujuan untuk lebih menjaga serta melindungi kondisi guru serta tenaga kependidikan pada masa pandemi covid-19.

Dia menuturkan, guru dalam tugas melakukan KBM tatap muka tentu berinteraksi dengan siswa didik. Sehingga tenaga pendidik itu sambungnya, merupakan komponen yang perlu mendapatkan vaksinasi.
“Semoga program vaksinasi ini dapat dilaksanakan sesuai rencana,”ujarnya.

Kadisdik berharap, vaksinasi tersebut bisa lebih membuka dan mempercepat peluang dilaksanakan KBM tatap muka di sekolah-sekolah wilayah Kabupaten Kuningan.

Namun begitu, Dia berpesan kepada pihak sekolah untuk tetap bersabar.
“Kami terlebih dulu akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan terkini Kuningan dari sebaran virus sangat membahayakan ini dan tentu sambil menunggu petunjuk serta keputusan bupati,”ungkapnya.

Kadisdik menghimbau, agar seluruh sekolah tetap mematuhi ketentuan yang ada, sebelum secara resmi dikeluarkan keputusan baru dari pihak Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Sebelum mengakhiri, Uca tidak lupa mengingatkan agar seluruh komponen dunia pendidikan dalam masa covid-19 ini dapat memberi contoh kepatuhan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan melalui sikap 5 M yang diintruksikan pemerintah.

Terpisah, rencana kegiatan vaksinasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan mendapat sambutan positif dari sejumlah kepala sekolah. “Kami menyambut positif rencana vaksinasi itu untuk kebaikan dan kesehatan tenaga pendidik,”ungkap Kepala SDN 02 Cikeusik, Dedi Supriadi SPd.

Menurutnya langkah pihak Dinas Pendidikan tersebut sangat tepat, sekaligus akan mendorong peluang percepatan dapat dilaksanakannya KBM tatap muka. “Kami menunggu pelaksanaan vaksinasi dan berharap tidak menunggu lama,”sambung Dedi.

Turut juga menanggapi, Kepala SDN 02 Cihideunghilir, Rustani SPd. Menurutnya, agenda dimaksud tentu manfaatnya sangat besar. “Vaksinasi merupakan upaya menjaga dan melindungi guru, murid dan juga masyarakat dari sebaran virus covid-19,”ucap Sekretaris PGRI Kecamatan Cidahu ini.

Diharapkannya, sesudah vaksinasi dilaksanakan tentu seluruh sekolah berkeinginan penyelenggaran KBM tatap muka bisa segera dibuka. “KBM melalui daring salah satu kelemahannya kesulitan membentuk karakter atau kepribadian siswa,”tegasnya. (cep/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *