oleh

Disdik Kuningan Respons Pelaporan, Oknum Kepala SD Diduga Berbuat Amoral Sudah Dipanggil

KUNINGAN – Hanya sehari sesudah laporan pengaduan masuk, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, cepat memberikan respons. Hal tersebut diungkapkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten setempat, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Rizal Arif Gunawan, via sambungan WhatsApp (WA), Selasa (18/11/2025).

“Untuk kepala sekolah yang bersangkutan sudah dipanggil Subag Umum tadi pukul 10,00,” tulis Kabid Rizal dalam pesan chat WA kepada POSKOTAONLINE.COM.

Untuk diketahui, sehari sebelumnya, salah seorang oknum Kepala SD di wilayah Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berinisial Su, dikabarkan telah dilaporkan anak tirinya sendiri, AAR, ke Dinas Pendidikan, Dinas BKPSDM dan Bupati Kuningan, pada Senin (17/11/2025).

Pelaporan dimaksud selain masalah keluarga, juga berisi laporan jika pihak terlapor yang notabene merupakan kepala sekolah pada salah satu SD di Kecamatan Ciawigebang diduga melakukan perbuatan amoral, dengan membuat video tidak senonoh dirinya lalu dikirimkan ke salah seorang melalui sambungan WhatsApp (WA).

Ketika ditemui di kediamannya, AAR menyatakan perbuatan orang tua tirinya itu (Su-red) sudah sangat melukai hatinya dan semua keluarga. “Kasihan mamah (ibu-red) yang sekarang sudah meninggal, selama sakit diduga dizalimi dengan perbuatan yang bersangkutan,” ucapnya kesal.

Menurutnya, perlakuan ayah tirinya itu sudah dinilai melewati batas dan tidak patut dilakukan oleh sosok seorang pendidik. “Kebejatan moralnya harus mendapatkan sanksi yang tegas dan setimpal dari pihak berwenang, sehingga saya laporkan,” ujarnya, diamini sejumlah anggota keluarga yang hadir di situ.

Terpisah, POSKOTAONLINE.COM, mencoba mengonfirmasi Su di sekolah tempat kerjanya. Namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. “Baru saja pak kepala ke luar dari sekolah dan berangkat tidak tahu mau ke mana,” terang seorang guru wanita di situ. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *