oleh

BPBD Jateng Ajak Masyarakat Cegah dan Antisipasi Bencana Alam

POSKOTA.CO – Bertempat di Aula kantor Desa Pekauman, Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, dilaksanakan Kegiata Identifikasi dan Sosialisasi Daerah Rawan Bencal 2021 Kecamatan Losari, Senin (19/4).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Ketua Komisi A DPRD Prov Jateng Fuad Hidayat, Anggota Komisi A DPRD Prov Jateng H. Sururul Fuad dan Hj.Lailatul Arofah, Kasi Kesiapsiagaan BPBD Prov Jateng Adi Widagdo, Kalaksa BPBD Kab Brebes Nushy Mansur), Forkopimcam Losari, Ka. Puskesmas Losari dr. Yunitri Renaningtyas, Ka. Puskesmas Bojongsari dr. Sugiantoro, Ka. Puskesmas Kecipir dr. Liliana, Kades Se Kec Losari, Ketua PAC Pemuda Pancasila Wastari, Toga serta Tomas Wilayah Kec. Losari.

Camat Losari mengajak untuk bersama sama mendengarkan dan menyimak arahan dan di acara inti nanti agar semua dapat mengetahui dan mengantisipasi Bencal.

Hal yang sama disampaikan Kasi Kesiapsiagaan BPBD Jateng Adi Widagdo, Kecamatan Losari merupakan daerah perbatasan dari prov Jateng dan prov Jabar yang mana daerah tersebut dibatasi oleh saluran air sungai Cisanggarung, telah diketahui bersama daerah Losari pernah terjadi bencana banjir berskala besar tepatnya di Desa Bojongsari dan sekitarnya akibat tanggul jebol.

“Mari kita sama bekerja sama dan berlatih serta melaksanakan pencegahan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana,” ajak Adi.

Menurut Adi Bencal ini sifatnya mendadak contoh yang belum lama terjadi di wilayah yang notabene tidak pernah terjadi Bencal seperti Sirampog pada waktu yg lalu telah terjadi Bencal yang mengakibatkan masyarakat sangat terdadak karena daerah tersebut baru kali ini terjadi Bencal dengan volumenya sangat besar.

“Maka dari itu mari kita sama sama belajar dan indentifikasi secara dini agar ketika terjadi Bencal kita semua tdk terdadak maypun tidak banyak memakan korban materil maupun personil dan setidaknya ada antisipasi secara dini,” pungkasnya.(imam/fahroji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *