oleh

Atasi Keluhan Petani, Pemdes Cikaduwetan Pasang Pompa Tenaga Surya

POSKOTA.CO – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikaduwetan Kabupaten Kuningan Jawa Barat belum lama ini melakukan pemasangan pompa air tenaga surya. Hal tersebut merupakan wujud sebuah jawaban dari apa yang selama ini dikeluhkan sejumlah warga petani desa setempat.

Demikian dikemukakan Kepala Desa Cikaduwetan Kecamatan Luragung, Riki Yakub, SPd. saat ditemui Poskota.co di ruangan kerjanya, Rabu (30/11/2022).

Menurutnya, pemasangan pompa air tenaga surya menjadi terobosan yang dipilih pihaknya dalam rangka mengatasi kendala para petani untuk ketersediaan serta pengaturan air lahan pertanian. “Sejak dulu sebelum menjadi kepala desa, sudah tertanam dalam pemikiran saya untuk mencari pemecahan masalah yang dihadapi para petani khususnya persoalan air ini,”kenang Riki sambil mengingat saat remaja sering diajak orangtua menengok sawahnya.

Pada waktu itu kata Riki, dirinya berfikir secara geografis area pesawahan terutama yang berada di wilayah utara pemukiman penduduk, berdekatan dengan lintasan arus Sungai Cileuya. “Ironis rasanya ketika sumber air secara alami berupa arus sungai mengitari area pertanian disana, namun warga petani mengeluh tentang ketersediaan air,”paparnya bercerita tentang inspirasi awal bagaimana program pompa air dapat mengurai kendala itu.

Dia bersyukur, akhirnya keinginan tersebut sekarang dapat diwujudkan. Sehingga kebutuhan air bagi para petani terutama yang berada pada hamparan area pesawahan tadah hujan, di blok Kandang Jaga, blok Cigoong serta blok Sawah Kendal, kini telah terselesaikan.
“Kami melihat kebutuhan air bagi para petani sangat prioritas, sehingga dana program ketahanan pangan yang bersumber dari dana desa (DD) tahun anggaran 2022 direalisasikan untuk kepentingan dimaksud,”terangnya.

Dengan mewujudkan program ini ucapnya, pemerintah desa berharap terjadi kestabilan dan peningkatan hasil pertanian warga. “Dalam setahun diharapkan para petani dapat bertambah intensitas panennya,”harap kades berusia muda ini.

Dia sempat menuturkan beberapa keuntungan yang diperoleh dari fasilitas pompa air tenaga surya.
“Pertama alat tersebut merupakan mesin perangkat kerja yang dinilai ramah lingkungan dikarenakan saat beroperasi tanpa menimbulkan polusi,”ujarnya.

Lalu keuntungan kedua sambungnya, keberadaan pompa air tenaga surya, ketika fungsinya berjalan menyedot air, sama sekali tidak mengeluarkan biaya operasional,”terangnya.

Jadi alat ini kami pilih katanya, atas pertimbangan dari sisi efisiensi biaya operasional dan juga efektivitasnya.

Disebutkan juga, pompa air tenaga surya ternyata memiliki kemampuan menyedot air secara maksimal sehingga puluhan hektar lahan pertanian dapat teratasi hanya dengan penggunaan satu unit saja.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, dia menyampaikan, pompa air tenaga surya yang sudah dipasangnya itu kini sudah mulai bekerja. “Alhamdulillah ikhtiar pemerintah desa dalam memberikan perhatian dan kepedulian terhadap masalah yang dihadapi petani, salah satunya terjawab dengan keberadaan pompa air tenaga surya,”urainya.

Sebelum mengakhiri pembicaraan, dia menyatakan, pemerintah desa maupun para petani disini wajar juga untuk berbangga dari realisasi program pengadaan pompa air tenaga surya tersebut. “Keluhan petani berhasil terjawab dan program ini menjadi proyek pertama diwujudkan pada sebuah desa di wilayah Jawa Barat,”pungkasnya sambil tersenyum.(Cep).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.