oleh

Wanita Nekat Naik Tower Sutet di Jonggol, Diduga Hendak Bunuh Diri

POSKOTA.CO – Evakuasi seorang wanita yang mencoba bunuh diri dengan menaiki tower sutet, berjalan menegangkan.

Berkali-kali imbauan polisi agar turun tidak digubris. Tim gabungan dari Polsek Jonggol, Koramil, Muspika Jonggol, Basarnas, Damkar, PLN dan para relawan lalu mengatur strategi lain, jika benar-benar terjadi aksi loncat wanita dari atas ketinggian.

Kapolsek Jonggol Kompol Agus Hidayat mengatakan, wanita yang mencoba bunuh diri dengan memanjat dari tower Sutet di Perumahan Citra Indah Bukit Matoa yang berlokasi di Desa Singajaya ini berlangsung Rabu (28/10/2020).

Menurut Kapolsek, wanita dengan inisial M (18) ini, awalnya bersama dengan suaminya berinisial H berangkat dari tempat kerja suaminya di daerah Depok.

Pasutri ini dalam perjalanan pulang ke rumah mereka di Cibedug, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Bogor. Keduaanya menumpang sepeda motor. Setibanya di TKP, M dan suaminya berhenti.

Saat motor yang ditumpangi menepi, keduanya turun dengan maksud untuk beristirahat sejenak. Namun tak lama istirahat, M lalu meminjam sepeda motor kepada suaminya dengan alasan ingin berkeliling di sekitar Perum Citra Indah.

Sang suami mulai dilanda kepanikan, karena sampai satu jam ditunggu, sang istri tidak kunjung kembali. Penasaran, H lalu melakukan upaya pencarian hingga pada lokasi sutet, ia mendapatkan istrinya sedang berada di atas ketinggian dengan maksud bunuh diri.

“Saat istirahat, istrinya pinjam motor. Karena tidak balik, sang suami mencari keberadaan istrinya. Ternyata istrinya didapati sudah berada di atas tower sutet. Mengetahui sang istri mencoba bunuh diri, H mencari pertolongan untuk menolong istri dari atas tower sutet,” kata Kompol Agus Hidayat.

Kompol Agus mengatakan, Polsek Jonggol yang tiba di lokasi kejadian bersama Koramil, Muspika Kecamatan Jonggol dan tim gabungan lain, berusaha melakukan langkah penyelamatan.

Imbauan dan ajakan dengan membujuk M agar tidak lompat dari atas tower sutet, terus disuarakan.

Berkali-kali imbauan petugas, membuat M luluh. Saat petugas meminta agar M tidak melompat karena akan ada petugas yang naik untuk membantunya turun diiyakan, akhirnya evakuasi berlangsung.

“Saat kami bilang ada petugas naik bantu turun dan dia mau, akhirnya proses evakuasi dilakukan. Upaya penyelamatan membuahkan hasil. Tim evakuasi naik ke atas tower. M dapat dievakuasi, dan turun ke bawah dengan selamat,” ujar Kapolsek.

Kondisi M yang kurang stabil, petugas akhirnya membawanya ke RSUD Cileungsi untuk diberikan tindakan medis.

Dari keterangan suaminya, istrinya sudah sejak lama mengalami gangguan jiwa.

“Suaminya saat kami tanya bilang sudah sejak lama istrinya ada gangguan jiwa,” ujar Kapolsek Jonggol Kompol Agus Hidayat. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *