POSKOTA.CO-Pemerintah dan semua pihak diminta untuk lebih meningkatkan upaya pencegahan wabah virus corona atau Covid-19. Sebab, pandemi Covid-19 yang terlalu lama dapat memicu kelelahan untuk tetap taat dan disiplin mengikuti protokol kesehatan.
Kelelahan tidak hanya pada masalah pencegahan pandemi sesuai protokol kesehatan (prokes), yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. Tetapi juga perubahan perilaku manusia terkait kesehatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Saat awal pandemi mayoritas masyarakat mengikuti imbauan maupun aturan seperti tetap di rumah atau tidak bepergian jika tidak mendesak. Namun sekarang sepertinya aturan itu sedikit demi sedikit mulai diabaikan. Padahal kalau kita sadar, tindakan itu nyawa taruhan nya.
Sebab, sampai sekarang masih belum ada obat atau vaksin yang bisa mencegah Covid-19. Sebaliknya angka infeksi terus meningkat dan 21.237 warga Indonesia harus meregang nyawa akibat terpapar virus mematikan itu.
Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memperkuat tekad dan mendedikasikan diri untuk melakukan upaya pencegahan. Semua pihak diminta, jangan sampai menyerah dan pasrah dengan kondisi ini. Protokol kesehatan harus dikedepankan, jika tidak nyawa akan meninggalkan badan.

Update informasi kasus covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Minggu 27 Desember 2020, tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :
Pasien positif + 6.528 jumlah total 713.365 orang
Pasien sembuh + 6.983 jumlah total 583.676 orang
Pasien meninggal + 243 jumlah total 21.237 orang
Sementara update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Minggu 27 Desember 2020 tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah :
Pasien Positif + 1.997 jumlah total 175.926 orang
Pasien Meninggal + 22 jumlah total 3.204 orang
Pasien sembuh + 1.817 jumlah total 158.615 orang
Pasien dirawat – 58 jumlah total 4.452 orang
Isolasi mandiri + 216 jumlah total 9.652 orang
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito terus mengingatkan semua pihak tetap waspda pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru agar tidak menimbulkan klaster baru. Kata Prof Wiku, sedikit saja lengah, dapat menjadi zona merah pada minggu depan.
Tidak ada satu pun pihak menginginkan kondisi itu terjadi. Karenanya lanjut Wiku pemerintah dan masyarakatnya harus tetap waspada. Semua pihak harus selalu taat dan disiplin menjalankan prokes 3M yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan.
Semua pihak juga diminta terus mendukung tindakan 3T (testing, treacing dan treatmen) sebagai upaya yang efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan virus covid-19, tambahnya.
Harus diketahui seperti ditegaskan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, virus ini sangat jahat dan proses penularan nya sangat cepat, khususnya dalam jarak dekat. Apalagi sampai sekarang belum diketahui, kapan wabah ini akan berakhir. Jika salah bertindak, malah nyawa kita sendiri yang akan berakhir.(omi/sir)







Komentar