oleh

Pondok Inspirasi Tawarkan Aneka Program di Rumah Saja

POSKOTA. CO – Pondok Inspirasi menjadikan pandemi sebagai kesempatan untuk banyak belajar walaupun dirumah saja. Banyak program yang ditawarkan untuk mengajak pelajar mahasiswa belajar bersama tanpa harus banyak mengeluh dengan keadaan.

Salah satunya Pondok Inspirasi mengadakan webinar inspirasi pemuda. Webinar yang diadakan 10 Januari 2021 bertajuk How to be An Inspiring Youth dengan jumlah peserta sebanyak 162 pelajar dan mahasiswa melalui zoom meeting dan youtube.

Pondok Inspirasi mendatangkan narasumber muda inspiratif seperti Shafira Alfarisi, mahasiswa berprestasi nasional 2019, Tia Muhamad Reza, Head of Learning and Development pemimpin.id, Sanhaji mahasiswa berprestasi bidang inovasi Kemendikbud 2019 dan M Ficky Haris A, mahasiswa IPB University jalus masuk ketua Osis.

Shafira memberikan motivasi kepada peserta tentang perjalanannya Ketika di bangku sekolah menengah hingga kuliah di IPB University dan mendapatkan predikat mahasiswa berprestasi 1 nasional tahun 2019.

“Saya dari keluarga kurang mampu. Di sekolah saya beserta adik tak jarang meminta penundaan untuk membayar biaya SPP. Memilih kuliah saja awalnya orang tua melarang.”, tutur Shafira yang juga Founder Beasiswa 10000.

Menurutnya pendidikan adalah senjata yang sangat ampuh untuk mengubah dunia. Untuk itu, di bangku kuliah Shafira benar-benar mengoptimalkan kesempatan untuk berprestasi sekaligus membekali diri berorganisasi.

“Kerja mimpi, jangan menunggu waktu dan jangan takut untuk memulai serta jangan takut gagal. Segala sesuatu bergantung pada niat untuk berprestasi. Kuncinya we can plan but Allah is the best planner.”, tutupnya.

Tia Muhamad Reza dalam sesinya menjelaskan tentang pentingnya kemampuan seseorang menjadi leader di era pandemi.

“Fase diawal yang harus dilakukan untuk menjadi pemimpin terutama saat pandemic adalah memimpin diri sendiri. Lingkungan merupakan salah satu pendukung kemampuan memimpin kita.”, papar Tia.

Tia juga menyampaikan bentuk sederhana pemimpin adalah diri sendiri. Era pandemi dan penuh digitalisasi menjadi tantangan tersendiri juga bagi kepemimpinan diri.

“Sebagai contoh kecil saja, setiap hari kita dihadapkan dengan informasi-informasi melalui handphone tapi banyak dari kita justru merespon hal ini dengan tidak bijak apalagi menyebar berita hoax.”, tambahnya.

Di talkshow sesi kedua baik Sanhaji dan Ficky keduanya menceritakan perjuangannya meraih berbagai penghargaan nasional atau internasional. Sanhaji yang semasa mahasiswa menerima Bidikmisi dan mampu menyelesaikan studi hanya tiga setengah tahun kini menjadi wirausaha pertanian di daerahnya.

“Pemuda itu gudangnya inovasi. Semasa mahasiswa saya sangat bersyukur bisa diterima di Pondok Inspirasi. Tinggal di asrama dibimbing hingga di arahkan apa yang menjadi passion saya. Alhamdulillah menuai berbagai prestasi nasional internasional bahkan paten dan kini inovasi saya masih dikembangkan untuk diaplikasikan.”, ungkap Sanhaji.

Sementara Ficky Haris mahasiswa baru jurusan statistika IPB University mengambil momentum pandemi ini sebagai hal yang mengoptimalkan produktivitas. Sejak dinobatkan menjadi mahasiswa baru jalur ketua OSIS, Ficky bergegas untuk melakukan berbagai upaya mendapatkan informasi mengenai dunia kampus.

“Setelah dinyatakan lolos, saya bergegas cari informasi mengenai kampus IPB nih. Dan ternyata banyak kakak kelas yang mengikuti kegiatan sepertli lomba penulisan ilmiah”, ungkapnya.

Ficky juga menyampaikan bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang lebih membutuhkan perjuangan dan kemauan.

“Saya belajar menulis karya tulis ilmiah dari Pondok Inspirasi. Sudah ada sekitar enam ide yang saya konsultasikan dan ternyata kurang sempurna. Namun tidak membuat semangat saya kendor. Alhamdulillah ide selanjutnya membuahkan hasil dan hasil berikutnya lebih mudah.”, tambah Ficky.

Pondok Inspirasi juga gelar launching buku Mengajar dan Menginspirasi karya member Pondok Inspirasi dan beberapa guru hasil pelatihan menulis yang diadakan saat memperingati Hari Guru Nasional 2019. Dian Sapitri sebagai penulis muda member Komunitas Inspirator Muda menjadi inisiator penulisan buku sekaligus mentor menulis. Selanjutnya webinar diakhiri dengan pengumuman juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja Inovasia Nasional yang dimenangkan oleh SMK AK Nusa Bangsa Bogor Juara 1, SMAN 1 Teras Boyolali Juara 2 dan SMA AK Nusa Bangsa Juara 3. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pondok Inspirasi bekerjasama dengan brand Kahf PT Paragon Technology and Innovation. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *