oleh

Pohon Keropos Cuma Digundulin Doang, Warga: ‘Anak SD Juga Bisa’

POSKOTA.CO – Kurang lebih ada sebanyak 18 pasukan hijau dari Penyedia Jasa Layanan Perorangan (PJLP) Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Senen dikerahkan untuk menindaklanjuti keluhan warga Bungur tentang pohon pelindung berjenis Angsana yang keropos dan bolong-bolong terletak di Jalan Kalibaru Timur Dalam RT 001/05, Gang Keranjang, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.

“Pohon keropos dan bolong-bolong itu hanya digundulin dengan cara ditoping menggunakan alat manual golok dan tambang petugas Pertamanan” ucap Joko (47) warga setempat, Jumat (27/8/2021).

Padahal, kata dia pohonnya rawan tumbang karena keropos dan bolong-bolong lantaran sudah tua. Terlebih, saat ini sudah memasuki musim hujan ekstrem. Ditambah lagi turap saluran juga pada rusak karena akarnya menjalar ke dalam saluran air. “Kalau cuman ditoping daun ranting dan dahan nya anak Sekolah Dasar (SD) juga bisa kerjakan,” ujarnya.

Ketua RW 05 Bungur, Suwardi saat dihubungi membenarkan, bahwa pohon Angsana keropos dan bolong-bolong di Jalan Kalibaru Timur Dalam RT 001/05 Gang Keranjang sudah ditindaklanjuti dengan cara ditoping daun, ranting dan dahannya sebanyak kurang lebih 18 petugas Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Senen dikerahkan ke lokasi.

Menurutnya, pohon Angsana yang keropos dan bolong-bolong ini diminta warga agar ditebang karena rawan tumbang. Tapi hanya dikerjakan dengan ditoping saja.

“Menurut keterangan petugas pertamanan tadi bilangnya perintah dari atasannya pohon hanya ditoping saja karena pohon masih kuat,” ujarnya, Jumat (27/8/2021).

Ditambahkan, Suwardi, penopingan di pohon itu sebenarnya sudah ke tujuh kali atau sudah 5 lurah di Bungur.

Sementara itu, tokoh masyarakat Fakih Maulana menegaskan, kemarin saya sudah kritik pedas bahwa, Pemda DKI Jakarta lamban dalam merespon keluhan masyarakat. “Masa iye sih nunggu ada korban tertimpa pohon tumbang baru Pemda DKI bergerak dan sibuk untuk berbuat,” tandasnya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *