oleh

Petani Kembang Lembang Stop Jual Online di Akhir Tahun, Lho Kenapa?

POSKOTA.CO – Belasan petani kembang, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mendadak menghentikan penjualan kembang online di penghujung pergantian tahun. Langkah ini diambil kata para petani, Selasa (29/12) untuk menjaga citra bisnisnya di mata pelanggan.

Seorang petani, Ujang,40, mengungkapkan, pemberhentian penjualan kembang secara online sudah disepakati para petani dengan alasan menjelang pergantian tahun petugas jasa pengiriman barang diprediksi akan libur semua. “Kalau dipaksakan bukan tidak mustahil barang untuk konsumen tak ada yang mengirim atau tertinda.”

arenanya, lanjut Ujang, dengan adanya pemberhentian sementara penjualan online ia mengaku kehilangan omzet cukup besar. “Saya melayani pesanan online 1.500 bibit perhari untuk dikirim ke pemesan se- Nusantara dengan harga Rp 15.000/bibit. Kerugian cukup besar, tapi sudah resiko.”

Hal senada diungkapkan petani lainnya Didin,48, menjelang pergantian tahun aktivitas bisnis kembang online dihentikan. “Bisnis online dihentikan karena petugas jasa pengantar libur. Jadi kalau dipaksakan melayani pesanan bukan untung malah rugi.”

Menurutnya, jika petani kembang memaksakan diri melayani pesanan online tentu saja bibit yang dikirim akan busuk karena tak ada pengantar. ” Bibit busuk, citra jelek. Daripada rugi lebih besar lebih baik bisnis online dihentikan,”

Ia mengakui, penberhentian bisnis online dilakukan atas kesepakatan belasan petani kembang Cihideung, dan Paringping. “Kami terpaksa melakukan pemberhentian demi kebaikan bersama. Pelayanan normal kembali empat hari setelah pesta pergantian tahun,” pungkasnya. (Dono Darsono/sir).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *