oleh

Pelanggar Terjaring di Tikungan Maut, ‘Masker Barusan Dibuang Karena Talinya Putus`

POSKOTA.CO – Belasan pelanggar masker kena sanksi nyapu sampah di jalanan lantaran tidak memakai masker saat berada di lokasi Operasi Tertib Masker (Opstibmask) yang di gelar petugas berseragam Cokelat-cokelat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) persisnya di tikungan maut, Jalan Cempaka Putih Barat XXVI, Cempaka Putih Barat (CPB), Cempaka Putih, Jumat (22/4/222).

“Waduh, ada razia masker itu, barusan masker nya dibuang karena talinya putus pak Satpol,” ujar salah satu pedagang ngeles saat terjaring di lokasi.

 


Hal senada juga dikatakan pelanggar lainnya, pengendara bermotor ini melintas tidak pakai masker alasannya lupa. “Ya elah masker nya lupa di bawa lagi. Pak Satpol cuman ke warung beli garem di suruh emak buat masak. Iya deh nggak apa-apa disanksi nyapu sampah kalo sebentar mah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kelurahan Cempaka Putih Barat (CPB) Asep Hermansyah mengatakan, dari 16 pelanggar masker yang terjaring di lokasi Opstibmask Jalan Cempaka Putih Barat XXVI, CPB, terdiri dari pedagang dan pengendara bermotor yang melintas. Saat terjaring kata Asep Hermansyah seluruhnya laki-laki alasannya klasik dan ada-ada saja. “Alasan pelanggar masker tali nya putus dan juga lupa masker ketinggalan di rumah,” ucap Asep sambil tepok jidat.

Meski begitu, sambung Asep petugas Satpol PP kemudian mengiring belasan pelanggar ini untuk didata terlebih dahulu. “Karena zaman corona lagi tongpes. Semua pelanggar pilih nyapu sampah dan memakai rompi oranye pelanggar PSBB dengan waktu yang ditentukan,” ungkapnya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.