POSKOTA. CO – Sekitar 20.000 warga Kota Depok yang memiliki usaha menengah kecil mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 600 ribu/orang dari program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) dari Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508/Depok.
“Bantuan ini salah satu program membantu pemerintah untuk percepatan pemulihan perekonomian di masyarakat yang memiliki usaha kecil seperti pedagang kaki lima, warung maupun nelayan, ” kata Danrem 051/Wijayakarta, Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto didampingi Dandim 0508/Depok Kolonel Inf. Elvino Yudha Kurniawan dan Wakil Wali Kota Imam Budi Hartono saat melihat langsung penyerahan dana bantuan tersebut di Makodim 0508/Depok, Jumat (8/4).
Dana bantuan program tersebut mencapai Rp 15,6 miliar untuk 26.000 orang penerima manfaat masing masing menerima Rp 600 ribu/orang. Ini merupakan salah satu dukungan pemerintah pusat untuk masyarakat terimbas ekonomi di kondisi pandemi Covid-19.
Menurut dia, TNI melalui Kodim-Kodim di jajaran Kodam Jaya diberikan tanggung jawab menyalurkan dana bantuan untuk program BTPKLW. “Tolong pergunakan dan manfaatkan dana bantuan tersebut dengan sebaik baiknya, ” harapnya ke masyarakat yang menerima di Kota Depok.
Mereka yang menerima dana tersebut, tambah Dandim 0508/Depok Kol. Inf. Elvino Yudha Kurniawan, untuk hari pertama penyaluran dana ada sekitar 1.250 orang serta mereka datanya telah masuk dan tercatat oleh Banbisa di wilayah jajaran Kodim 0508/Depok.

“Mereka yang mendapatkan dana bantuan tentunya pelaku usaha yang telah memiliki izin usaha, lokasi usaha dan nomor induk kependudukan (NIK) serta lainnya. Saat ingin mengambil dana bantuan di Makodim 9508/Depok tentunya harus membawa kelengkapan data disertai dokumentasi foto, ” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, mengucapkan banyak Terima kasih atas dana bantuan program pemerintah ke masyarakat Kota Depok khususnya yang memiliki usaha menengah kecil, warung dan lainnya.
Dari data yang diperoleh ada sekitar 26.000 warga yang mendapatkan dana bantuan sebesar Rp 600.000/orang, imbuhnya jumlah orang yang menerima dana bantuan tentunya lebih besar dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 5000 orang. (anton/sir)







Komentar