oleh

Anggaran Gede tapi Penanganan Tak Tuntas, Warga Ibu Kota Bete Langganan Banjir

POSKOTA.CO- Warga ibukota bete alias sebel dengan kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam penanganan banjir. Sebab, masalah klasik itu hingga kini belum terselesaikan meskipun anggaran yang digelontorkan setiap tahun gede banget.

Warga mempertanyakan, hasil implementasi anggaran pencegahan banjir yang nilainya tidak kecil. Misalnya, untuk tahun depan saja, sudah dialokasikan lebih dari Rp 4 triliun. ‘’Anggarannya gede sih, tapi kok Jakarta banjir melulu. Apanya yang salah ya,’’ tanya Budianto, warga Jakarta Timur.

Bahkan, lanjut Budi, walau Jakarta nggak hujan seperti kemarin, kawasan Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung. ‘’Masalahnya kan sudah tahu, kenapa nggak bisa fokus menuntaskan banjir ini sih,’’ heran nya.

Warga Kebon Pala, Jhoni mengaku, air mulai masuk ke rumah warga akibat luapan Kali Ciliwung sejak pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) kemarin. ‘’Soalnya Bogor semalam (Rabu 11/11) siaga 2 banjir, di kami siaga 4,’’ ungkapnya.

Menurut Jhoni, seluruh rumah di lokasi itu telah terendam banjir, tapi penghuni memilih bertahan di lantai dua rumah masing-masing. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan, tinggi muka air di Sungai Sunter Hulu pada kemarin pagi siaga 4 dengan ketinggian 90 centimeter (cm).

Sungai Sunter Hulu yang menjadi pertemuan Kali Ciliwung di bagian sudut Kebon Pala mengalami peningkatan debit air setelah terjadi curah hujan yang tinggi di wilayah Bogor.

Beberapa jam kemudian, air dari Katulampa melalui Kali Ciliwung tiba di Kebon Pala tepat pukul 07.00 WIB dan merendam rumah penduduk. Berdasarkan pantauan Kelurahan Kampung Melayu, luapan banjir itu merendam wilayah RW 005, Kebon Pala, dengan jumlah penduduk sekitar 200 kepala keluarga.(ale/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *