oleh

89 Pelanggar Terjaring Razia, Satpol PP: Alasan Klasik Masker Lupa Dipakai

POSKOTA.CO – Geber Operasi Tertib Masker (Opstibmask) dari pagi hingga sore hari di empat kawasan antara, Jalan Stasiun Senen, Salemba Raya, Bungur Besar Raya dan Jalan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat.

Alhasil, sebanyak 98 pelanggar tidak mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dikenakan sanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di Fasilitas Umum (Fasum) ditempat saat Pegawai Penyidik Negeri Sipil (PPNS) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Senen menggelar Opstibmask.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecanatan Senen, E. Sunaryo saat dikonfirmasi POSKOTA.CO membenarkan, bahwa pihaknya menggelar razia masker dari pagi hingga sore hari di empat lokasi kawasan antara lain, di Jalan Stasiun Senen, Salemba Raya, Bungur Besar Raya dan Jalan Kramat Sentiong.

“Puluhan pelanggar yang terjaring mayoritas merupakan warga DKI Jakarta terdiri dari karyawan, pedagang dan pelajar,” ucap Sunaryo.

Puluhan pelanggar ini, kata Sunaryo tidak memakai masker alasannya klasik, ada yang lupa, ada yang ditaruh di saku dan bahkan, di jok motor.

“Guna efek jera, sebanyak 89 pelanggar ini disanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di Fasum selama 60 menit dengan memakai rompi pelanggar PSBB secara bergantian. Sedangkan, untuk denda administrasi nihil karena lagi pandemi,” ujarnya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *