oleh

42 Pelanggar Masker Terjaring Opstibmask Pelanggar Berambut Pirang: ‘Bete Diem Dirumah’

POSKOTA.CO – Sebanyak 42 pelanggar masker lagi-lagi terciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang saat menggelar Operasi Tertib Masker (Opstibmask) di empat lokasi, Rabu (1/9/2021).

Kali ini, puluhan pelanggar masker yang terciduk Opstibmask kebanyakan berjenis perempuan yang wara-wiri berkeliaran di sekitar pasar. “Aduh ada razia masker lagi. Pak Satpol maskernya ketinggalan di rumah. Saya keluar rumah cuman ke warung sih sekalian juga cuci mata karena bete diem dirumah,” ucap perempuan berambut pirang ini saat terjaring malah minta Selfi dengan Satpol PP.

Senada dengan Mirah, pelanggar masker ini juga ngeles ketika terjaring Opstibmask. Alasannya, masker melorot ke bawah dagu karena habis makan lupa dinaiki. “Tadi habis makan lupa dinaiki pak Satpol,” ujarnya.

Sementara itu, Pengendali Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Tajudin Hasan membenarkan, dari empat lokasi Opstibmask menjaring 42 pelanggar masker kebanyakan berjenis perempuan diantaranya, 8 pelanggar di Jalan Taman Kebon Sirih I dan Jalan Fachrudin, Kampung Bali. Lalu, 9 pelanggar Jalan Karet Pasar Baru Barat 1 RW.07, Karet Tengsin. 9 pelanggar Jalan KH. Mas Mansyur, Kebon Kacang dan 8 pelanggar jalan Jati Petamburan RW 03, Petamburan.

“Kebanyakan yang terjaring Opstibmask merupakan perempuan, mereka keluar rumah alasannya mau warung membeli sesuatu sekalian juga cuci mata karena bete diem di rumah,” ungkap Tajudin Hasan, Rabu (1/9/2021) sore.

Meski begitu, petugas Satpol PP sudah seringkali mengingatkan kepada para pelanggar masker ini jika berada diluar rumah tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Itu dia alasannya klasik selalu ada-ada saja dan nggak ada kapok-kapoknya sudah dikasih tahu dan diingetin pakai masker sesuai anjuran Pemerintah. Ehh malah lupa lagi, lupa lagi,” ucap Tajudin sambil mengatakan, seluruh pelanggar memilih di sanksi hukuman kerja sosial membersihkan sampah di jalanan. (van)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *