oleh

Calon Haji Diberikan Penyuluhan Virus Ebola

haji aPOSKOTA.CO – Jamaah haji Bogor diperingatkan Pemerintah Daerah dan Kotamadya Bogor untuk berhati-hati terhadap virus ebola di Timur Tengah. Karena dampak virus itu bisa membawa ke Tanah Air. Terutama para calon jemaah haji yang akan berangkat pada Oktober mendatang.

Kepala Bagian Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, dr Eulis Wulantari mengatakan, penyuluhan terkait penularan virus atau penyakit saat melakukan ibadah haji sudah dilakukan.

Dalam waktu dekat memasuki musim haji, dimana masyarakat diseluruh dunia berkumpul, dan diyakini akan ada penularan disana secara langsung.

“Kami sudah lakukan sosialisasi terkait berbagai penularan virus atau penyakit, termasuk Ebola kepada para Jemaah, baik di tingkat Desa, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di tingkat Kecamatan atau Dinas Kesehatan,” paparnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa jemaah haji memang sangat rentan terkena langsung penularan, saat kontak dengan banyak orang di Tanah Suci.

Namun bagi tatang, warga Cipedes Kecamatan Tanahsereal Kota Bogor tidak menyurutkan keinginannya untuk tetap melakukan ibadah Haji.

“Untuk apa kita takut mas naik haji. Kalau kita harus sakit dan mati. Di Bogor juga mati, tidak perlu khawatir,” ujar Tatamg menanggapi peringataan tersebut.

“Pada perinsipnya, saya sebagai calon jemaah menjaga kesehatan sebelum berangkat dengan memeriksa secara berkala kesehatan ke Puskesmas atau Klinik dan Rumah Sakit di sini sevara intensif. Perkara nanti terkena apapun virus yang setiap tahun berhanti-ganti, saya tak akan surut,” kata Tatang.

Pemda / Kota Bogor kembali mengingatkan tak hanya dengan perilaku tersebut, setiap orang dianjurkan makan sayur dan buah agar menambah daya tahan tubuh. Kalaupun merasakan gejala untuk segera mungkin menghubungi tim kesehatan Indonesia yang ada.

Menurutnya, cara pencegahannya sama dengan virus yang lainnya, yakni menerapkan hidup bersih dan sehat menghindari lingkungan yang kotor serta mengkonsumsi makanan yang bergizi.

“Dan ketika beraktivitas di sana (Arab Saudi) menjaga sanitasi yakni dengan memakai masker, hindari kerumunan orang banyak, cuci tangan pakai sabun bila mau makan apalagi setelah bepergian,” tambahnya. (hais).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *