oleh

Mantan Anggota DPRD Depok Fraksi PAN Bersama Suci Dukung Paslon Idris-Imam

POSKOTA.CO – Program insentif bagi para pembimbing rohani baik itu guru-guru ngaji, marbot, DKM dan agama lain di Kota Depok yang menjadi salah satu program pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Mohammmad Idris dan Imam Budi Hartono tentunya sangat penting untuk memajukan pendidikan serta agama bagi masyarakat Kota Depok.

“Jelas, salah satu program meningkatkan atau menambah honor atau uang insentif bagi pembimbing rohani di Kota Depok yang diajukan paslon Idris-Imam jika dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota tentunya sangat diharapkan dan penting sekali,” kata Ustazah Lilis Latifah yang juga mantan anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PAN usai bertemu dengan calon wali kota Depok nomor urut 2 Mohammad Idris di kediaman KH Sep Baden ketua umum Suci (Silaturahmi Ulama Cimpaeun) dan KH Khoeruddin pendiri Suci, di Cimpaeun, Tapos, Minggu (1/11/2020).

Kepedulian dan kepekaan calon wali kota Mohammad Idris dan calon wakil wali kota Depok Imam Budi Hartono tentunya sangat diapreasi, karena tidak hanya ingin kembali membangun Kota Depok lebih baik lagi, tapi juga memperhatikan masalah para pejuang rohani yang selama ini tidak digaji namun terus bekerja maupun berkarya penuh keikhlasan.

Menurut Sep Baden, intinya saya memilih Paslon Idris-Imam selain memiliki visi dan misi yang mengangkat Kota Depok sebagai Kota Relijius juga sosok Mohammad Idris adalah seorang ulama.

“Kami sebagai warga negara yang baik menginginkan Kota Depok adalah Kota yang relijius,” ujarnya yang kini lebih aktif di majelis taklim dan sebagai seorang pendakwah.

Tidak itu saja, imbuh Sep Baden, seluruh janji kampanye tahun 2015 yang memiliki sepuluh program juga dilakukan sesuai janji seperti pembangunan Alun-Alun Kota Depok, RSUD wilayah timur di Cimpaeun, puskesmas 24 jam di 11 kecamatan dan lainnya.

“Insya Allah suara untuk paslon nomor urut 2 Idris-Imam di Cimpaeun bakal meraih 70 persen atas izin Allah Swt,” tuturnya sambi menambahkan, terlebih untuk program periode 2021-2026 jika berhasil memenangkan Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang tentunya dapat direalisasikan antara lain menciptakan 1.000 pengusaha wanita, dana Rp5 miliar per kelurahan, 5.000 pengusaha pers startup baru, meningkatkan insentif RT, RW, LPM dan lainnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *