MAKASSAR – Kontingen DKI Jakarta kembali menunjukkan dominasinya di pentas nasional dengan meraih gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Soft Tennis Indonesia 2026 yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan, selama tiga hari, 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Sementara itu di posisi kedua, Kalimantan Timur (Kaltim) dengan 1 Emas, 1 Perak dan 5 perunggu dan posisi ke- 3 sukses diraih oleh tuan rumah Sulsel dengan 1 emas dan 3 perunggu. Raihan 1 emas Sulsel di raih oleh ganda putri pasangan atlet Nailah Safina dan Nurul Fatimah.
Keberhasilan tim soft tennis DKI menjadi buah dari pembinaan dan program latihan berkesinambungan yang dijalankan para atlet bersama tim pelatih. Konsistensi menjaga intensitas latihan setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan DKI Jakarta kembali tampil kompetitif dan meraih prestasi di kejuaraan nasional.
Pelatih tim DKI Jakarta, Gularso Muljadi, menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan prestasi bukanlah hasil persiapan singkat menjelang pertandingan. Menurutnya, para atlet telah menjalani program latihan secara berkelanjutan tanpa terputus setelah PON.
“Program latihan terus kami jalankan setelah PON. Latihan berlangsung secara konsisten dan berkesinambungan, bukan hanya beberapa bulan menjelang kejurnas. Karena itu, ketika tampil di Makassar, para atlet sudah memiliki persiapan yang matang untuk bersaing,” ujar Gularso.
Ia menjelaskan, kekuatan DKI Jakarta terlihat dari keberhasilan para atlet menembus partai-partai penting di sejumlah nomor. Pada nomor ganda putra, pasangan Bagus Angga Budi Pradila dan Ahmad Baijuri berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan pasangan Fajar dan Fadil dalam final sesama atlet DKI Jakarta. Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan kedalaman kekuatan kontingen Ibu Kota.
Dominasi DKI Jakarta juga terlihat pada nomor tunggal putri yang menghadirkan final sesama atlet DKI, yakni Aras dan Irma. Dalam pertandingan tersebut, Irma berhasil menjadi juara setelah Aras dilaporkan mengalami demam dan tidak berada dalam kondisi terbaik. Sementara itu, pada nomor tunggal putra, Muhammad Fajar menambah prestasi DKI Jakarta setelah mengalahkan Fadhil dari Kalimantan Timur dengan skor 4-2.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Soft Tennis DKI Jakarta, Herman Sukma, menyambut positif pencapaian para atlet sekaligus penyelenggaraan kejurnas di Makassar. Ia menilai pelaksanaan kejuaraan berlangsung dengan baik, mulai dari fasilitas penginapan, konsumsi, hingga lapangan pertandingan yang mendukung kelancaran kompetisi.(Bu/fs)







Komentar