JAKARTA – Baru sehari menjabat sebagai Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Awaludin Kanur langsung tancap gas. Ia memimpin pengungkapan kasus peredaran ganja seberat 18.829 gram (bruto) dan menjebloskan seorang bandar ke sel tahanan, pada Kamis (19/2/2026) malam.
Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya transaksi narkotika di parkiran Alfamart Kebon Raya II, Jalan Kebon Raya II, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, sekitar pukul 19.30 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Subdit II yang dipimpin AKBP Awaludin Kanur bersama Kompol Tri Hamdani dan AKP Mashudi Hutapea langsung bergerak melakukan penyelidikan.
“Di lokasi pertama, kami mengamankan pria berinisial SZ alias AG (Aang Gunawan) yang diduga sebagai bandar. Dari tangan tersangka, petugas menyita satu bungkus plastik putih besar berisi 10 paket ganja dengan berat masing-masing antara 888 gram hingga 991 gram bruto. Dua unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi juga turut diamankan,” ungkap AKBP Awaludin Kanur dalam keterangan persnya yang diterima POSKOTAONLINE.COM, Minggu (22/2/2026).
Hasil interogasi, AKBP awal mengungkap tersangka masih menyimpan ganja di sebuah rumah kosong di Jalan Tanjung Duren Utara IIIF, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Sekitar pukul 20.50 WIB, tim melakukan pengembangan ke lokasi kedua. Dari penggeledahan tersebut, polisi kembali menemukan satu karung putih berisi delapan paket ganja dengan berat antara 889 gram hingga 1.009 gram bruto per paket. Selain itu, satu kotak kardus berisi ganja seberat 1.610 gram bruto juga ditemukan.
Petugas turut menyita barang bukti lain berupa gunting, pisau cutter, lima lakban cokelat, serta plastik bekas pembungkus yang diduga digunakan untuk pengemasan.
“Total keseluruhan barang bukti yang diamankan dari dua lokasi mencapai 18.829 gram bruto. Kini tersangka berikut barang bukti telah dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” ungkap AKBP Awal.
AKBP Awaludin Kanur menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk membongkar jaringan di atasnya. “Ini bukan berhenti di satu orang saja. Kami masih dalami dari mana barang ini berasal dan kepada siapa saja diedarkan. Jaringannya akan kami kejar sampai tuntas,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika. “Peran masyarakat sangat penting. Informasi sekecil apa pun akan kami tindaklanjuti. Bersama-sama kita bersihkan Jakarta dari narkoba,” tandasnya. (*/imam)







Komentar