TANGERANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang membina para pengelola objek wisata yang tergabung dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis) guna mengembangkan pemanfaatan objek wisata yang telah dibangun di wilayah itu.
Sebanyak 24 Pokdarwis yang tersebar di 13 kecamatan di Kota Tangerang aktif mengikuti berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Disbudpar. Tujuannya, mewujudkan masyarakat tentang kesadaran wisata. Kali ini, pembinaan berlangsung di Kampung Beksi, Batusari, Kecamatan Batuceper.
Kepala Disbudpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan mengatakan, Pokdarwis memegang peranan vital sebagai ujung tombak pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
“Melalui pembinaan rutin ini, kami berharap para Pokdarwis dapat mengasah keterampilan mereka, sehingga mampu menciptakan inovasi dan mengelola objek wisata di lingkungannya menjadi destinasi yang lebih menarik, berdaya saing dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” tuturnya, Rabu (15/10/2025).
Lebih jauh, Boyke menjelaskan keberhasilan dalam mengelola objek wisata di berbagai daerah di Indonesia, berkat peran aktif semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Kerja sama efektif antara pemerintah dan masyarakat, menurut dia, menjadi kunci sukses dalam mengembangkan objek wisata.
“Pembinaan ini supaya Pokdarwis di Kota Tangerang mampu mengoptimalkan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisata lokal,” ujarnya.
Harapannya Pokdarwis di Kota Tangerang dapat menumbuhkan destinasi wisata lokal, seperti kampung tematik berbasis wisata agar kampung tersebut dikunjungi wisatawan sehingga berdampak dengan perekonomian masyarakat setempat.
“Hal ini akan mendorong tercipta kepariwisataan yang berdaya saing sekaligus memberi dampak langsung pada kesejahteraan warga sekitar,” ungkap Boyke.
Dalam kesempatan pembinaan yang diikuti oleh ratusan peserta Pokdarwis, Disbudpar menghadirkan narasumber mulai dari praktisi pariwisata hingga akademisi bidang pariwisata. (Imam/jo)







Komentar