JAKARTA-Untuk membangun sambung rasa serta membangun komunikasi silaturahmi dengan lembaga organisasi kemasyarakatan Kecamatan Cempaka Putih.
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) menggelar acara silaturahmi Wali Kota Jakpus Arifin bersama tokoh masyarakat dan lembaga organisasi kemasyarakatan Kecamatan Cempaka Putih pada tahun 2025 berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Cempaka Putih, Jalan Cempaka Putih Tengah XXX, Cempaka Putih, Jakpus, Senin (13/1/2025).
Rencananya kegiatan silaturahmi seperti ini dilaksanakan secara bergantian di delapan kecamatan se Jakpus.
Dalam pertemuan silaturahmi hari ini, Wali Kota Jakpus Arifin dicecar sejumlah masalah yakni soal kabel utilitas semrawut, air limbah manusia, zonasi, pemulung berkeliaran, penerangan lampu kampung deret, retribusi sampah dan lain-lain.
Kepada Wartawan, Wali Kota Jakpus Arifin menjelaskan, pertemuan silaturahmi ini untuk sambung rasa membangun silaturahmi dengan menyapa langsung warga. Kami juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemkota Jakpus.
“Pertemuan silaturahmi ini kami menerima beberapa aspirasi warga Cempaka Putih. Tentunya seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti segera yang dikerjakan unit terkait dan jika butuh proses bisa dianggarkan tahun depan,” ungkap Arifin.
Lanjutnya, seperti membenahi RW kumuh karena di Jakpus masih terdata RW kumuh meliputi, ringan, sedang dan berat. “Kita akan intervensi RW kumuh di Jakpus berkurang dengan membenahi dengan pembuatan septic tank,” tegas Arifin menambahkan disetiap pertemuan akan dicacat dan direkam untuk dievaluasi dan dimonitoring langsung untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, soal pemulung berkeliaran, Arifin tegaskan untuk Satpol PP agar rajin keliling wilayah. “Satpol PP harus rajin keliling wilayah untuk menghalau pemulung,” tandasnya.
Untuk diketahui, dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung tiga jam ini dihadiri kurang lebih 250 Lembaga Kemasyarakatan bersama jajaran Pemkot Jakpus. Turut hadir, Pelaksana Tugas (PLT) Wakil Wali Kota Jakpus H. Iqbal Akbarudin, para asisten, kabag, kasudin, camat, lurah, Dewan Kota (Dekot), tiga pilar, tokoh masyarakat, tokoh agama, LMK, Dasawisma, PKK, FKDM, RT/RW dan Karang Taruna (Katar). (van/fs)







Komentar