POSKOTA.CO – Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma bersama Rumah Sosial Kutub Grand luncurkan program Sekolah Tersenyum di SMP Negeri 8 Jakarta, Jalan Pegangsaan Barat, Kecamatan Menteng pada, Jumat (22/9/2023).
Orang pertama dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakpus saat tiba di lokasi mengenakan kaos putih lengan panjang memakai topi dan berkacamata sambil menggelorakan senyum kebahagiaan ini mengungkapkan bahwa, program Sekolah Tersenyum lahir dari semangat sinergitas antara Pemkot Jakpus bersama Rumah Sosial Kutub dan PT. Transportasi Gas Indonesia.
“Marilah kita bersemangat sinergitas dalam menerapkan kepada peserta didik di sekolah, karena anak-anak bisa membawa minyak jelantahnya ke sekolah untuk di sedekahkan,” ungkap Dhany Sukma.
Lanjut dia menambahkan, nantinya minyak ini akan diolah Rumah Sosial Kutub untuk kemudian dimanfaatkan kembali, supaya lingkungan tetap terjaga.
“Nilai yang akan diambil pada kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran kepedulian para peserta didik terhadap lingkungan dengan menyedekahkan minyak jelantah,” harapnya.
Sekadar diketahui, untuk Jakpus, sebanyak50 sekolah yang menerapkan program Sekolah Tersenyum baik dari SD maupun SMP. Sebelumnya Pemkot Jakpus sudah menerapkan sedekah minyak jelantah di lingkungan warga masyarakat melalui TP PKK, Kelurahan, Kecamatan maupun tingkat kota Jakpus. “Saat ini kita merambah ke sekolah-sekolah,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito menambahkan dari 50 sekolah di Jakpus yang diwakilkan Kepala Sekolah diberikan tiga item aset untuk Sekolah Tersenyum dari corporate social responsibility (CSR) PT Transportasi Gas Indonesia berupa drigen minyak, banner edukasi dan mini storage.
“Pemberian dilakukan secara simbolis di wakilkan Kepala Sekolah SMPN 8 Jakarta, Umar Panuju. Seluruh aset ini sudah kita serahkan ke 50 sekolah,” tambahnya.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Jakpus, Dhany Sukma juga diberikan piagam penghargaan oleh Rumah Sosial Kutub dan PT. Transportasi Gas Indonesia karena telah mendukung program Sekolah Tersenyum.
“Diharapkan dengan program ini pencemaran limbah di Jakarta semakin berkurang serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pada diri siswa,” harap nya. (van/fs)







Komentar