oleh

Wabup Kepulauan Seribu Minta Generasi Muda Relawan PMI Tanamkan Jiwa Peduli Terhadap Sesama

POSKOTA.CO-Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan membuka secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Relawan PMI Kabupaten Kepulauan Seribu tahun 2022. Kesempatan itu, dia meminta agar generasi muda lebih aktif berorganisasi dan selalu menanamkan jiwa peduli terhadap sesama.

“Kami sangat mengapresiasi semangat peserta untuk mengikuti kegiatan ini, karena dengan mengikuti banyak kegiatan dan aktif di organisasi akan meningkatkan kapasitas diri dan menjadi agen kemajuan di Kepulauan Seribu,” ungkap Fadjar di Megamendung Permai Hotel, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/10/2022).

Menurut Wabup, kegiatan Diklatsar Relawan PMI sangat positif, sehingga berpesan agar para peserta tidak menganggap remeh  karena dalam pelatihan akan ditanamkan jiwa kebaikan dan kepedulian terhadap sesama. Terlebih, kebaikan akan selalu menjadi bekal penting dalam perjalan hidup.

“Kebaikan yang kita berikan kepada orang lain akan mendatangkan kebaikan untuk diri kita. Jadi, sebaik-baiknya kebaikan manusia yang adalah bermanfaat bagi manusia lainnya,” tutur Fadjar.

Lebih lanjut, ia juga meminta agar para peserta menyatukan visi dan pemahaman bahwa pelatihan adalah bagian dari upaya peningkatan kapasitas SDM dimana tujuan akhirnya adalah generasi muda ikut bersama membangun Kepulauan Seribu.

“Kepulauan Seribu sebagai daerah pariwisata unggulan sangat memerlukan partisipasi semua pihak termasuk generasi muda. Karena, kalau bukan putra-putri Kepulauan Seribu siapa lagi yang mau membangun pulaunya,” ujar Fadjar.

Sementara itu, Ketua PMI Kepulauan Seribu Fahrullah mengatakan, Diklatsar Relawan PMI Kepulauan Seribu tahun 2022 ini bertujuan membentuk dan menciptakan relawan-relawan handal di Kepulauan Seribu. Kegiatan diikuti 20 peserta hasil seleksi dari sekitar 50 pendaftar.

“Yang hadir di sini adalah mereka yang lolos dan lulus seleksi peserta Diklatsar, sehingga diharapkan para peserta merupakan orang-orang yang secara sadar dan ikhlas untuk mau bergabung menjadi relawan PMI Kepulauan Seribu,” jelas Fahrul.

Orientasi Guru Pembina PMR

Selain kegiatan Diklatsar Relawan, PMI Kepulauan Seribu juga menggelar kegiatan Orientasi Kepalangmerahan bagi Guru Pembina PMR se-Kepulauan Seribu dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) sederajat hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Kita ingin para guru pembina menjadi ujung tombak dalam upaya menumbuhkembangkan aktivitas PMR di sekolah-sekolah di Kepulauan Seribu. PMI senantiasa siap memfasilitasi kegiatan kepalangmerahan di sekolah,” kata Fahrullah.

Wakil Sekretaris PMI DKI Jakarta Uceng J yang hadir mewakili Ketua PMI DKI Jakarta meyakini bahwa peran guru pembina sangat penting dan dibutuhkan dalam pembinaan PMR. Karenanya, PMI Kepulauan Seribu harus memiliki skema program yang baik dan mampu melibatkan semua pemangku kepentingan di lingkungan pendidikan Kepulauan Seribu.

“PMI DKI Jakarta akan selalu mendukung dan memberikan perhatian lebih kepada PMI Kepulauan Seribu termasuk pembinaan PMR di sekolah. Karena cikal bakal relawan dimulai dari para anggota PMR dan terpenting PMR juga mampu menjadi etalase publikasi efektif dari kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang laksanakan PMI,” papar Uceng. (furqon/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *