oleh

Petugas PDAM Subang Dikeroyok Pelanggan Yang Nunggak Bayar

PoSKOTA.CO – Seorang pegawai Perumda Air Minum Tinta Rangga (PDAM) Kabupaten Subang, Jabar, Meity Aryati Humaeroh,(31), dianiaya warga. Kabar tersebut sampai ke Poskota.co pada sabtu pagi (30/7/22)

Kejadian tersebut berawal saat korban (Meity) bersama tiga rekannya, mendatangi rumah Asep Hendrawan, warga Kampung Dukuh, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Keempat pegawai PDAM itu, diduga hendak menutup air PDAM di rumah Asep yang telat membayar air.

Menurut Meity, saat itu ia bersama dengan 3 rekannya hendak menutup air di rumah Asep karena Asep telah menunggak tagihan air PDAM selam 3 bulan. Namun, saat akan menutup air itu, Asep bersama istrinya tidak terima hingga menganiaya dirinya bersama satu rekannya yang lain. Selain menganiaya, Asep juga berkata kasar kepada keempat pegawai PDAM itu.

Saat kami akan menutup air, pasangan suami istri itu tidak terima, saya sempat memvideokan perlakuan mereka berdua, saat tahu mereka divideokan, istrinya langsung menyerang saya. Saya sempat terjatuh, bahkan hp saya mau direbut istrinya itu,”ujar Meity.

Akibat kejadian itu selain kartu tanda pengenal (ID Card) patah, korban juga mengalami luka-luka di bagian tangan dan betis. Jaket milik satu rekan korban juga mengalami sobek

Sementara itu, Dirut PDAM Kabupaten Subang, Kenny Kaparang, mengatakan, dirinya menyesalkan kejadian itu, seharusnya pelanggan juga tahu kewajibannya, sehingga kejadian ini tidak terjadi.

Usai kejadian korban bersama tiga rekannya sempat melaporkan kasus penganiayaan ini ke aparat kepolisian Sektor Pamanukan, Subang. Namun, karena pelaku sudah meminta maaf, kasus ini diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan. Meski demikian para pegawai PDAM Kabupaten Subang ini meminta perlindungan dan keamanan saat mereka melaksanakan tugasnya.(hrn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *