POSKOTA.CO – Kemiskinan sudah membuat warga Kota Tangerang gelap mata. Diduga karena terbelit masalah ekonomi, seorang suami tega berusaha membunuh istri serta bibinya. Namun, upaya tersebut gagal, pelaku lalu mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Insiden berdarah yang memilukan tersebut terjadi di Jalan Ciliwung, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci pada Minggu (12/6/2022) sekitar pukul 03.45 WIB. Peristiwa tersebut lalu dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Karawaci.
Dalam insiden itu, korban berinisial N (25) dan bibinya berinisial H (39) terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat sabetan senjata tajam. Sedangkan S (30), pelaku sekaligus suami biadab, jasadnya dibawa ke kamar mayat RSUD Tangerang.
Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang saat dikonfirmasi membenarkan ada peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, kejadian berdarah itu dipicu dari pertikaian keluarga.
“Jadi itu kita dapat laporan dari masyarakat itu pertikaian keluarga. Jadi pelakunya suaminya, korbannya istri sama bibi istrinya,” ujarnya, Minggu (12/6) siang.
Setelah mendapat laporan dari warga sekitar TKP, lanjut Hasoloan, pihaknya langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi-saksi telah dimintai keterangan terkait peristiwa memilukan tersebut.
“Kita sudah tadi dini hari itu sudah cek TKP dan olah TKP. Kami panggil tim identifikasi polres. Kemudian evakuasi para korban termasuk evakuasi pelaku. Setelah itu kita ambil keterangan beberapa saksi di polsek,” katanya.
Menurut Hasoloan, dari keterangan sejumlah saksi, pelaku berusaha menghabisi nyawa istri dan bibinya setelah sebelumnya terlibat cekcok mulut. S lalu mengambil pisau dan menyerang N dan H. Keduanya pun berteriak minta tolong.
Tetangga yang mendengar jeritan histeris korban lalu mendatangi lokasi kejadian. Diduga karena malu, S lalu menyayat tubuhnya dengan senjata yang digunakan untuk melukai istri dan bibinya.
“Yang pelaku meningggal tadi malam dini hari. Sedangkan dua korban sudah kita evakuasi ke rumah sakit, sedang dalam perawatan,” terang Hasoloan.
Lebih jauh Hasoloan mengungkapkan, kasus tersebut dilandasi faktor ekonomi. Persoalan ekonomi yang membelit diduga membuat pelaku gelap mata dan tega mencoba membunuh istrinya sendiri serta bibinya.
“Motifnya kesulitan ekonomi. Masih akan kita gali lagi karena korban masih menjalani perawatan di rumah sakit,” pungkasnya. (Imam)







Komentar