oleh

Pembangunan Drainase Vertikal di Kemayoran untuk Atasi Genangan

POSKOTA.CO-Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi banjir dan genangan terus dilakukan. Hal itu dikarenakan Jakarta sebagai ibu kota negara kerap dihadapkan dengan ancaman banjir ketika memasuki musim penghujan.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi ancaman tersebut adalah dengan membangun drainase vertical. Salah satunya yang dilakukan pihak Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Dikecamatan Kemayoran ada dua titik pengerjaan drainase vertikal, yakni di Kelurahan Sumur Batu dan Kelurahan Kebon Kosong,” kata  Lurah Kebon Kosong, Alifaladt S.D ST saat menyaksikan penggalian tanah lapangan Komplek Angkasa Pura Blok K, Kebon Kosong Kemayoran, Jakarta Pusat (Selasa,30/11/2021).

Lurah Kebon Kosong, Alifaladt S.D ST

Menurut Alifaladt, dikedua kelurahan tersebut tedapat cekungan tempat genangan air manakala musim hujan datang. Dengan dibangunnya modular drainase vertikal ini diharapkan bisa mengantisipasi genangan tersebut sesuai program Gubernur Jakarta, yakni enam jam pascahujan deras tidak ada lagi genangan air.

Pembangunan modula drainase vertikal di Kelurahan Kebon Kosong dilaksanakan di sekitar lapangan Komplek Angkasa Pura Blok K. Lapangan yang berada di dalam area perumahan itu sering tergenang air hingga ketinggian 50 cm saat musim penghujan.

Manakala curah hujan begitu tinggi, genangan air merendam puluhan rumah warga dan mengganggu aktivitas warga selama beberapa hari. Tak jarang aliran listrik pun dimatikan untuk mencegah terjadinya konsleting listrik.

Selama ini untuk mengurangi genangan air, warga menggunakan pompa sedot air yang diadakan secara swadaya. Dalam dua tahun terakhir warga juga membuat sumur-sumur resapan di sekitar lapangan.

Ketika Bandar Udara (bandara) Kemayoran masih beroperasi, cekungan ini terbebas dari genangan lantaran aliran air sudah lebih dahulu tertahan dan tertampung oleh kanal besar yang mengelilingi bandara. Namun sejak bandara Kemayoran ditutup dan beralih fungsi, kanal besar itu tidak ada lagi.

Pengerjaan proyek drainase vertikal ini juga telah mendapat persetujuan dari pihak Pusat Pengelolaan Komplek (P2K)  Kemayoran selaku pengelola area eks Bandara Kemayoran dan menggunakan dana  Percepatan Ekonomi Nasional-PEN yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *