POSKOTA.CO – Membentuk akhlak yang mulia seperti Rasulloh dan para sahabat saat ini bagi anak-anak dan remaja tidaklah mudah, bila tidak dimulai sejak dini. Perumahan Taman Sari Persada (TSP) yang dikenal dengan warganya bermanhaj salaf mempertajam Kejiaan Ramadhan dengan bimbingan belajar singkat. Yang mereka sebut dengan “Ramdhan Ceria”.
Masjid Al Ikhlas, Taman Sari Persada permerkasai agenda tersebut. Sabtu dan Ahad silam 7-9 Ramadhan atau bertepatan 5 dan 6 Juli 2014 anak usia TK, SD hingga SMP lebih kurang 177 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka di bimbing dengan para kakak dari media sunnah RODJA.TV.
Santoso selaku panitia penyelenggaraan Ramadhan Ceria ini menuturkan kepada POSKOTA.CO bahwa, anak-anak bagai kain putih, belum ternoda. Karenanya membimbing anak-anak terhadap prilaku yang baik seperti Rasulloh dan sahabat-sahabatnya sangat penting.
“Akidah harus ditanamkan sejak dini, sehingga mereka tidak salah dan keliru terhadap manhaj mana yang mereka jalani dalam memeluk agama Islam,” ujar Santoso di masjid Al Ikhlas.
Anak-anak ini di bimbing untuk mengenal Keteladanan Abdullah bin Mubararook serta meneladani kehidupan remaja para ulama. Anak-anak juga diberikan bimbingan menuju usia remaja yang baik, dan menjadi idaman sepanjang zaman. Seperti diketahui, banyaknya penyimpangan akhlak pada remaja berawal dari minimnya bimbigan dan tuntutan orangtua dan guru di sekolah.
LIVE RODJA TV
Kak Oja atau yang dikenal dengan Abu Lukman turut mengkhiasi Ramadhan Ceria ini, dengan memberikan taklim pada anak-anak secara langsung melalui Rodja tv. Anak-anak bisa berinteraksi dengan Kak Oja.
Menariknya lagi, peserta juga diberi kesempatan untuk mengikuti hafalan ayat-ayat pendek dari beberapa zuz, yang di lafaskan dan lalu di jawab para peserta. Yang dapat menjawab akan diberi hadia.
Orangtua mereka nampaknya bergembira melihat anaknya bisa menjawab surat-surat pendek, dan tampil di Rodja tv, sehingga interaksi anak-anak dan pembimbing serta orangtua dan pemirsa terlibat di dalamnya.
“Memang tidak semua bisa lmeninton Rodja tv, karena harus pakai parabola, tapi orangtya mereka bisa nonton di halaqoh akhwat masjid al Ikhlas, atau di bawah bagian bangunan masjid tersebut,” ujar Nasa, panitia acara Rmadhan Ceria.
GAMES
Setelah mereka dua hari diberikan pelajaran dan pemahaman sunnah yang baik, peserta diberikan hiburan. Berupa Flying Fox, permainan banyak dan hiburan bernunsa outbond. Mereka merasa bergembira, karena ada yang sudah pernah mengikuti Flaying Fox namun banyak yang baru pertama kali mengikuti Flying Fox.
Meski mereka asyik bermain, mereka tertib dan tetap menjaga kedisiplinan, Mengikuti kegiatan sesuai jadwal, tidak bercanda saat kajian, membaca Al Qur’an dan tertib saat berbuika puasa bersama. (hais)







Komentar