oleh

Pelda TNI Heru Bayuadji Berhasil Membina Tiga Putranya Jadi Militer dan Polri

JAKARTA – Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian (Jika ingin mendapat keberhasilan harus berani bersusah payah). Pribahasa ini paling cocok buat Pelda TNI Garnisun Heru Bayuadji berhasil membina tiga putranya jadi anggots TNI dan Polri.

Ayah tiga anan ini mulai karirnya meliter dari tahun 1992 masuk  Secatam (Sekolah Calon Tamtama) selesai pendidikan dinas di Rindam Jaya kemudian pria asli kelahiran Jakarta akhirnya tahun 2000 bisa mengikuti Secaba (Sekolah Calon Bintara) reguler lalu ditempatkan di Garnisun hingga sekarang.

Namun usahanya itu tak luput dari dukungan istri Ny Catur Setiawati, selalu memberi semangat dan membimbing ke tiga putranya yang kala itu masih pelajar. Kala itu sang istri juga turut membantu mencari uang buat biaya tambahan anak yang masih sekolah.

“Istri juga dengan  membuka usaha catering dan putranya semakin tumbuh besar ikut membantu mengantar makanan ke kantor perusahaan yang sudah jadi pelanggan,” akui Pelda TNI Heru, saat dikonfirmasi Jumat (29 Desember”23) pagi.

Namun kesigapan anggota TNI ini, ya juga tidak luput mendidik putranya masalah kedisiplinan di sekolah bahkan putranya itu terus dilatih lari sore di Lapangan Banteng, Jakpus, karena sang orangtua meliter akhirnya putranya itu di bina dan diajari kedisiplinan serta juga berenang.

Tapi setelah putranya diberi latihan jasmani dan rohani malah ke tiga sang anak Renaldi Indra, Rafli Indra dan Richi Indra,  ingin mengikuti jejak orangtua jadi meliter. Hal hasil satu putra sulung masuk jejak orangtua sedang putra ke dua dan ke tiga jadi anggota Polri yang semuanya lulusan Secaba kini dinas di Jakarta.

Pelda TNI Heru Bayuadji,53, tinggal di rumah petak sederhana di Kp Sukasari, Harapan Mulya Kemayoran, Jakarta Pusat, akan memasuki purnabakti bulan Oktober 2024, tetap bersyukur pada Allah S.W.T, karena bisa membina putranya jadi anggota TNI dan Polri.

“Setelah ke tiga putranya jadi anggota meliter dan Polri, kini anak-anak melarang ibunya untuk tidak buka usaha catering lagi. Kami sudah bisa bantu mamak,” tutur putra bungsunya Bripda (Brigadir Polisi Dua) Richi Indra.(silaen/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *