JAKARTA – Pelatih Persija Jakarrta Mauricio Souza mengakui, timnya memiliki waktu persiapan yang cukup singkat jelang laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 pada Senin (27/4/2026), pukul 19.00 WIB, di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, menghadapi Persis Solo. Padatnya jadwal membuat tim Macan Kemayoran harus menjalani dua pertandingan dalam kurun kurang dari lima hari.
Meski demikian, Mauricio memastikan seluruh program latihan tetap berjalan sesuai rencana. Fokus utama tim adalah membenahi penyelesaian akhir dan permainan di sepertiga akhir lapangan. “Persiapan memang singkat, tapi semua yang kami rencanakan bisa dijalankan. Kami banyak melatih finishing agar lebih efektif di pertandingan,” ujarnya, dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Mauricio menilai, tim Macan Kemayoran sebenarnya mampu menciptakan peluang dalam dua laga terakhir. Namun, efektivitas menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki. “Kami selalu menganalisis pertandingan sebelumnya dan menyusun latihan berdasarkan kelemahan yang terlihat. Kadang bola memang tidak masuk, tapi kami terus bekerja sejak awal kompetisi untuk memperbaiki hal ini,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak meremehkan Persis Solo. Meski dinilai tampil inkonsisten musim ini dan berada dalam tekanan zona degradasi, Persis disebut menunjukkan perkembangan dalam beberapa pertandingan terakhir. “Di Indonesia tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus masuk dengan fokus penuh agar tidak ada kejutan,” tambah Mauricio, dalam keterangan yang didapat POSKOTAONLINE.COM, Minggu (26/4/2026).
Sementara itu, pemain Fabio Calonego menyatakan tim dalam kondisi siap. Ia menilai persiapan berjalan efektif, termasuk analisis permainan Persis melalui tayangan video. “Kami berlatih dengan baik dan mempelajari permainan Persis Solo. Kami siap menjalani pertandingan dan berusaha meraih tiga poin,” katanya.
Terkait tiga golnya musim ini yang seluruhnya tercipta lewat tendangan jarak jauh, Fabio menyebut hal tersebut merupakan hasil latihan rutin serta kepercayaan diri yang diberikan pelatih dan rekan setim. “Kami bekerja keras setiap pekan. Tapi di pertandingan juga dibutuhkan momen dan rasa percaya diri,” jelasnya.
Dengan fokus pada peningkatan efektivitas lini depan dan kewaspadaan terhadap motivasi Persis yang ingin keluar dari zona degradasi, laga diprediksi akan berlangsung ketat. (*/bu)







Komentar