oleh

Gregoria Ciptakan Kejutan Tumbangkan Unggulan Lolos ke-16 Besar Prancis Terbuka

POSKOTA.CO – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, membuat kejutan menumbangkan unggulan ketujuh Mia Blichfeldt (Denmark) lewat straight game langsung 21-13, 21-12 untuk melanjut ke babak kedua turnamen BWF 750 Prancis Open 2021, Rabu (27/10/2021) dini hari WIB, di Stade Pierre de Coubertin Paris, Prancis.

Gregoria butuh waktu 30 menit guna mengalahkan Blichfeldt.Selanjutnya, ia akan bertemu Yeo Jia Min (Singapura) yang lolos sesudah mengalahkan Lianne Tan (Jerman) 21-16, 21-9.

Skuad Merah Putih juga meloloskan Fajar Alfian/ Muhammad Rian Ardianto (ganda putra) dan Putri Syaikah/Nita Violina Marwah (ganda putri) ke 16 besar.

Fajar/Rian yang jadi unggulan ketiga menang mudah 21-14, 21-14 atas pasangan Alexander Dunn/Adam Hall (Skotlandia). Sedangkan Putri/Nita yang tak diunggulkan berhasil menang atas pasangan Amalie Magelund/Freja Tavn (Denmark) 21-16, 21-16.

“Alhmdulillah hari ini bisa lancar prtandingannya, aman dan bisa menang. Untuk tadi sih kita coba buat fokus lagi, mulai dari awal coba dienakin lgi mainnya dan kita adaptasi lagi dgn shuttlecock dan lapangan. Dari shuttlecock sih yg paling berasa bedanya, kalau lapngan sendiri sih hmpir sama hanya yang kita pakai tadi di court 3 rada gelap. Beda dengan court 1 dan 2 lebih terang,” jelas Rian.

Sementara ganda putri pasangan Putri/ Nita bertanding dengan perasaan ada yang hilang. Ini karena mereka kehilangan sosok kakak menyusul tidak tampilnya Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

“Cukup kehilangan tidak adanya kak Greys dan Apri di sini,” kata Nita. “Karena biasanya kan bareng terus. Ada yang selalu ngingetin, apalagi kan dari uber barengan terus. Tadi feeling mainnya belum enak banget terus di sini bolanya juga lambat jadi harus lebih bisa tahan lagi. Kita juga sempat terbawa polanya mereka tapi tadi langsung kita ubah lagi. Kita yang harus bawa mereka main di pola kita dan cukup berhasil,” tambah Putri.

Walau menang, baik Putri ata pun Nita mengaku kesiapan fisik dan fokus pertandingan harus diperbaiki. “Evaluasinya lebih disiapin fisik, pikirannya harus lebih tahan, sama jaga kondisi saja,” ucap Nita. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *