BARITO KUALA-Transformasi kelembagaan BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga tidak akan mengurangi peran penting para penyuluh KB di lapangan.
“Kami hadir untuk menjawab keresahan di lapangan terkait perubahan ini. Peran penyuluh KB tetap penting dalam pembangunan keluarga, dan kami pastikan transformasi ini tidak akan mengurangi kontribusi mereka dalam menjalankan program-program Pembangunan,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel, Farah Adibah, SIP, M.Si, pada kegiatan Diskusi dan Pembinaan Penyuluh dan Petugas Lapangan KB yang digelar Perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan di Balai Penyuluh KB Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Menurut Farah, tantangan yang dihadapi petugas lapangan, namun tetap optimis akan adanya peluang yang bisa dimanfaatkan. “Meskipun terdapat tantangan di lapangan, kami melihat peluang yang dapat kita optimalkan bersama. Di sinilah pentingnya peran aktif seluruh pihak agar setiap potensi di lapangan dapat dimaksimalkan untuk mendukung program-program kita,” jelasnya.
Ia menambahkan, pentingnya perhatian khusus pada Pendataan Keluarga yang terpisah atau bermigrasi, yang dapat memengaruhi ketepatan data di lapangan. Farah menyampaikan bahwa proses pembersihan data keluarga masih berlangsung, dengan tujuan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi di masyarakat.
Sebagai penutup, Farah mengajak seluruh peserta berdiskusi lebih dalam terkait permasalahan lapangan yang dihadapi. Sehingga menemukan solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas program di masyarakat.
Melalui diskusi dan pembinaan ini, diharapkan para Penyuluh dan Petugas Lapangan KB di Barito Kuala dapat semakin memperkuat peran mereka dalam mendukung keberhasilan program BKKBN yang kini telah bertransformasi.
Acara ini dihadiri 46 peserta yang dari Penyuluh KB (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), baik PNS maupun PPPK di Barito Kuala. (*/fs)







Komentar