POSKOTA.CO – Awal bulan Maret ini, telah terjadi pemadaman listrik secara bergilir untuk dibeberapa wilayah dipulau jawa,Madura dan bali. Hal ini terjadi akibat sejumlah PLTU mengalami kekurangan pasokan batubara sebagai bahan bakar utama dari PLTU yang ada.
Sekjen Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Ridwan Hanafi, mengungkapkan Tanggal 2 Maret kemarin sebagai langkah awal PLN melakukan pemadaman secara bergilir di sejumlah Kabubaten di Jawa Barat yaitu Bandung terjadi dua tahap, Kota Cimahi Padalarang, Kp Leubak, Kp Cimanggu dan sekitarnya, Kabupaten Indramayu, kabupaten Bogor dan Kabupaten Krawang, Kota Depok. “Kemudian Tanggal 10 Maret 2021 berlanjut di Jawa Timur, sejumlah titik dikabupaten Jombang,” kata Ridwan, Senin (15/3/21).
Pihak PLN Group dalam hal, ini belum menjelaskan secara jelas apa sesunggunya penyebab utama terjadinya pemadaman listrik yang terjadi secara bergilir kepada Presiden maupun DPR. Dari peristiwa diatas Laskar Rakyat Jokowi, mengigatkan kepada PLN Group bahwa : Peristiwa pemadaman listrik sesungguhnya akibat dari salah urus/tatakelola managemen PLN yang sangat buruk jauh dari profesionalitas.
“Adanya sejumlah tambang batubara milik PLN tidak memiliki infrastruktur yang baik dalam rangka memobilisasi atau mendistribusikan material batubara yang ada ke sejumlah PLTU. Kemudian tidak membangun iklim bisnis yang baik dengan pihak vendor atau mitra bisnisnya. Dari peristiwa pemadaman ini jangan kemudian PLN seakan-akan menyalahkan atau beralasan karena factor utamanya Pemadaman listrik ini adalah Cuaca…,” ujarnya. ???
“Dirut PLN harus konsisten dan mampu pertanggung jawabkan dengan apa yang beliau janjikan kepada Presiden dan DPR, tentang sejumlah program unggulanya, termasuk soal akusisi saham sejumlah tambang batubara oleh PLN Group melalui anak perusahanya PLN Batubara,” ungkap Ridwan. (wan)







Komentar