oleh

RSPON Prof Dr dr Mahar Mardjono Gelar Kegiatan Customer Gathering

JAKARTA-Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono terus melakukan berbagai inovasi baik dalam bentuk layanan maupun penyediaan teknologi pengobatan. Layanan terbaru yang dilakukan oleh RSPON antara lain berupa Stroke Check Up, Brain Check Up, Neurorestorasi, Neuro Day Care, Poli Eksekutif, Pelayanan Ruang Bedah dan Cathlab, Neuro Boster mulai diperkenalkan RSPON kepada masyarakat luas.

“Hari ini kita mengundang customer RSPON seperti asuransi mitra RSPON, Dinas Kesehatan dan mitra lain yang selama ini bekerjasama dengan RSPON dalam bentuk customer gathering,” kata Direktur Utama RSPON dr. Adin Nulkhasanah, SpS, MARS di sela kegiatan Customer Gathering yang diikuti sekitar 70 peserta, Selasa (28/05/2024).

Menurut dr. Adin, customer gathering tidak hanya untuk mengenalkan berbagai layanan terbaru RSPON tetapi sekaligus menjadi ajang untuk menampung masukan dan saran dari customer (pelanggan) mitra RSPON. “Kita berdiskusi guna mencari solusi terbaik untuk menghadapi segala tantangan yang ada,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan RSPON, dr. Sunarto M.Kes. yang mengungkapkan, saat ini pihaknya sangat perlu mempertimbangkan masukan dan kebutuhan yang disampaikan oleh pelanggan sehingga mereka  dapat merasa puas atas layanan yang  diberikan.

Customer Gathering ini diadakan dalam rangka menjalin komunikasi dan kerjasama antara RSPON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta sebagai salah satu rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan RI dengan mitra eksternal yang ada di Indonesia, khususnya dibidang pemberian pelayanan kesehatan.

Hadir sebagai pembicara yaitu dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS menyampaikan materi mengenai “Kenali, Cegah dan Tangani Stroke”, dr. Diorita Dyah Prayanti, Sp.S menyampaikan materi mengenai “Deteksi Dini Tumor Otak” dan dr. Adhy Nugroho, MARS menyampaikan materi mengenai “Layanan Preventif”.

Sebagai salah satu wujud apresiasi serta ucapan terima kasih kepada pelanggan RSPON dilaksanakan penandatanganan antara RSPON dengan beberapa mitra yaitu Axa Mandiri Finance, Wika PP-KSO, Administrasi Medika dan PJPK Saint Carolus.

Stroke Bisa Menyerang Usia Muda

Dalam kesempatan yang sama dr. Mursyid Bustami SpS (K), KIC, MARS  salah seorang dokter ahli RSPON Prof Dr Mahar Mardjono mengungkapkan bahwa, stroke bisa menyerang kelompok usia manapun, termasuk usia muda. Bahkan pihaknya pernah menangani kasus terkait stroke terhadap seorang anak dengan usia 5 tahun.

“Untuk yang kasus seorang anak mengalami stroke pemicunya  adalah factor genetik, alias si anak memiliki ‘bakat’ terserang stroke karena pembuluh darah bisa pecah di waktu-waktu tertentu.

“Sudah punya bawaan dari lahir yang rentan terhadap tekanan jadi pecah pembuluh darah timbul gejala stroke tadi,” jelas dr. Mursyid.

Selain genetik, faktor pemicu stroke adalah gaya hidup tidak sehat  menjadi penyebab mulai banyak usia dewasa muda terkena penyakit ini. Makanan tinggi gula, garam, dan lemak juga  menjadi penyebab hipertensi serta diabetes, bisa berujung pada kasus stroke.

“Ternyata diusia muda itu lumayan banyak yang kena, meski usia tua masih dominan. Kaitan dengan gaya hidup  adalah bawaan, lalu ada faktor risiko alkohol, merokok, serta penyalahgunaan obat,” lanjutnya.

Stroke sendiri sering datang secara mendadak tanpa ada gejala khas yang terjadi sebelumnya. Upaya satu-satunya yang bisa dilakukan pasien adalah segera mencari bantuan ke fasilitas kesehatan sebelum terjadi potensi kecacatan hingga risiko fatal kematian.

“Oleh karena itu jika terjadi gejala stroke itu berapapun usianya segera ke rumah sakit. Misalnya  kok anak ini jalannya miring atau tiba-tiba anggota gerak tubuhnya lemah sebelah,” lanjut dia.

Pasien stroke yang terlambat mendapatkan penanganan, semakin sedikit memiliki peluang bebas dari kecacatan dan sembuh atau kembali normal seperti semula. Lewat dari periode tersebut, dr Mursyid menyebut sudah semakin banyak sel saraf otak mati yang tidak bisa berfungsi lagi. Pasalnya, dalam satu detik serangan stroke saja 32 ribu sel saraf otak mati, dan dalam satu jam jumlahnya meningkat menjadi 120 juta saraf otak yang mati.(*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *