oleh

PMI Ajak Seluruh Tokoh Agama Menjaga Kerukunan Pasca Bom Bunuh Diri di Makassar

POSKOTA.CO – PMI (Poros muda Indonesia) mengecam aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar sekitar pukul 10.20WITA, Minggu (28/03/2021).

Menurut PP PMI, aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral, Kota Makasar, Sulawesi Selatan itu merupakan provokasi untuk menebar rasa ketakutan di tengah masyarakat yg tengah di landah wabah covid -19.

Pasalnya, aksi bom bunuh diri ini terjadi setelah ibadah misa dan menjelang Hari Raya Paskah bagi umat Kristiani dan Hari Puasa bagi umat Muslim yg akan datang.

“PP PMI mengecam segala bentuk teror yang terjadi di Gereja Katedral dan meminta kepolisian dan BNPT mengejar sel kelompok pelaku yang melakukan bom bunuh diri di Gereja Katedral,” ujar Ketua Umum Poros muda indonesia, Frans fredddy

frans meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan konten yang membuat rasa takut di masyarakat saat ini.

Pihaknya mengajak seluruh tokoh agama bersama menjaga kebersamaan dan kerukunan masyarakat pasca aksi bom bunuh diri.

“Saya mengingatkan kepada Kepala BIN,BNPT dan Kapolri agar bekerja lebih progresif mencegah dan menangkap sel teroris apalagi sudah mendekati Hari Paskah dan juga puasa agar masyarakat dapat tenang,” ucap frans freddy
Minggu Palma yang damai, 28 Maret 2021 pukul 10:28 WITA, terlukai dengan kejadian bom bunuh diri di gerbang Gereja Katedral kota Makassar.

Bom ini menewaskan 1 korban jiwa, diduga pelaku teror, dan melukai beberapa anggota jemaat lainnya.

Kejadian demikian terus berulang, teror demi teror di negeri ini. Mereka mencari sisi-sisi kelemahan kita.

Merespons insiden tersebut, poros muda Indonesia mengadakan doa bersama bagi para korban serta keselamatan bangsa Indonesia.

Mari bergabung dan berdoa bersama, sebagai bentuk keprihatinan/dukacita, menyampaikan doa, serta harapan yang dilandasi semangat solidaritas dan optimisme.

Mari bergerak bersama untuk poros muda Indonesia. [rihadin/sir]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *