oleh

Platform Ruangpeduli Diluncurkan, Ajak Masyarakat Atasi Persoalan Pendidikan

-Nasional-48 views

POSKOTA.CO-Permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia selama ini sudah cukup berat. Mulai dari kondisi geografis, sarana prasarana, dukungan infrastruktur dan lainnya.

“Kini dengan pandemi Covid-19, permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan akan jauh lebih berat,” kata Belva Devara, Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Selasa (10/11/2020).

Menurut Belva, pandemi mengharuskan pembelajaran dilakukan dengan bantuan internet. Padahal  belum semua daerah memiliki akses internet yang baik sehingga ini  menjadi masalah tersendiri.

Ia yakin, pandemi Covid-19 akan memberikan pengaruh besar terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Tidak hanya mutu dan kualitas yang terpengaruh, tetapi juga gap atau perbedaan antara pendidikan di kota dengan di desa akan semakin jauh. Sebab kota memiliki dukungan internet yang jauh lebih memadai dan itu sangat dibutuhkan pada masa pandemi seperti sekarang ini.

Upaya menyelesaikan berbagai tantangan dunia pendidikan, Ruangguru, lanjut Belva, menginisiasi platform ruangpeduli. Platform ini menghubungkan pemberi dan penerima bantuan sosial pendidikan. Dengan mengusung semangat kolaborasi terhadap kepedulian pendidikan Indonesia, Ruangguru akan memusatkan dan melaksanakan seluruh kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Ruangguru yang selama ini sudah berjalan dan yang akan datang, di dalam ruangpeduli.

Melalui situs web ruangpeduli.org, Ruangguru lanjut Belva, mengajak mitra individu dan lembaga untuk ikut serta berkontribusi menyelesaikan berbagai tantangan pendidikan. Para mitra dapat menyalurkan bantuan akses, dukungan fasilitas belajar, serta konten pendidikan yang berkualitas.

Masyarakat juga dapat mengajukan penggalangan bantuan pendidikan bagi pihak yang berhak menerimanya. Keabsahan informasi pihak yang menggalang donasi dan penerima bantuan pendidikan menjadi prioritas. ruangpeduli memiliki manajemen platform yang tersentralisasi, terkurasi, dan terverifikasi, sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap donatur yang peduli.

“Kami meluncurkan ruangpeduli karena kami percaya bahwa gerakan peduli pendidikan bisa dibuat lebih  terstruktur dan kolaboratif. Harapannya, lewat ruangpeduli, akan ada lebih banyak individu dan lembaga yang terpanggil untuk berkontribusi untuk pendidikan Indonesia”, ujar Belva Devara, Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru.

Melalui ruangpeduli.org, individu maupun lembaga dapat mengajukan program sosial pendidikan yang membutuhkan bantuan. Masyarakat dapat membantu berbagai program misalnya, membantu perbaikan atap SMPN 1 Amurang, penyediaan gawai internet bagi guru dan pelajar di SMPN 1 Sambeng Lamongan, memberikan beasiswa bagi anak putus sekolah, dan lainnya.

“Seluruh biaya tata kelola platform menjadi bagian dari CSR Ruangguru. Di dalam platform ini, kami juga tidak menerima dana sepeser pun dan tidak mengambil komisi dalam bentuk apapun. Ruangguru juga akan turut membantu beberapa program terpilih,” tambah Belva.

Beberapa program pendidikan telah berlangsung melalui kerja sama dengan para mitra, seperti program beasiswa pelatihan guru, beasiswa pendampingan siswa, pembelajaran intensif untuk siswa putus sekolah, dan akses gratis ke konten pendidikan. Ribuan guru, siswa, dan pelaku pendidikan lainnya berpartisipasi dalam program-program ini termasuk yang berada di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

“Adaro Foundation telah menjalin kerja sama dengan Ruangguru beberapa tahun terakhir. Visi dan misi kami beriringan, yakni meningkatkan kualitas pendidikan melalui sumber daya manusia yang mumpuni. Pelatihan guru dan beasiswa bagi pelajar telah kami berikan dan juga turut menyasar daerah 3T di Indonesia,” tutur Okty Dayamanti, Ketua Umum Adaro Foundation.

Hal yang sama juga dilakukan platform Kitabisa yang memiliki semangat yang sama dengan Ruangguru untuk menghubungkan jutaan kebaikan termasuk kebaikan di dunia pendidikan.

“Kemitraan ini menjadi awal yang baik dalam memudahkan para OrangBaik menyalurkan bantuan bagi para guru, siswa, dan pihak lain yang membutuhkan bantuan pendidikan,” ucap Muhammad Alfatih Timur, CEO and Founder Kitabisa.com

Platform Benih Baik juga menyambut positif kerja sama dengan Ruangguru untuk memperluas akses bantuan di sektor pendidikan. “Kita harus menggandeng banyak mitra dalam menjangkau pihak-pihak yang berhak memperoleh bantuan pendidikan, agar dampak yang dihasilkan semakin luas” ujar Firdaus Juli, Co-founder Benih Baik. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *