oleh

Kepala BKKBN :  Hamil dan Menyusui Hindarkan Perempuan Terkena Kanker

JAKARTA-Kepala BKKBN, dokter Hasto, menyampaikan untuk mencapai tujuan organisasi, BKKBN sebagai lembaga negara  perlu didukung manajemen organisasi yang baik dan berfokus pada kecerdasan tim.

“Artinya, BKKBN harus punya visi bersama, harus punya keyakinan bahwa kecerdasan tim itu lebih baik daripada kecerdasan individu. Kita harus membangun ‘team work’ yang bagus dengan membangun visi bersama, punya musuh bersama. Punya keyakinan bahwa kecerdasan tim jauh berlipat-lipat daripada individu.”

Hal itu dikemukakan dokter Hasto   ketika ditemui di sela acara Executive Meeting dan Workshop Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan BKKBN Tahun 2024 di BKKBN Pusat, Jakarta, Selasa (16/07/2024).

“Sebenarnya  suatu institusi merupakan   organisasi pembelajar. Siapapun yang ada di dalam (seharusnya) keluar menjadi orang yang keren, yang hebat. Memiliki satu visi bersama, bersama-sama maju dan memajukan keinginan bersama,” tambah dokter Hasto dalam sambutannya.

Manfaat Melahirkan dan Menyusui

Sebagai dokter kandungan, dokter Hasto juga menuturkan agar jangan takut menikah, melahirkan dan menyusui.

“Melalui edukasi kesehatan reproduksi yang selalu disampaikan bahwa orang yang tidak menikah, tidak pernah menyusui, punya risiko lebih tinggi untuk kanker payudara, tumor payudara, daripada yang menikah dan menyusui.”

“Orang yang tidak pernah hamil   lebih punya peluang terkena kanker rahim dibandingkan mereka yang  punya anak dua atau tiga orang,” urai dokter Hasto.

Menurut dokter Hasto,  melahirkan dan menyusui mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Maka, ia menyampaikan kepada generasi muda jangan takut menikah.

“Kalau belum nikah, belum jadi suami, hidup nggak jelas,  boros dan nggak teratur. Begitu punya istri, punya anak, dia jadi pemimpin. Kemudian akhirnya hidup jadi teratur. Istri  kalau belum punya suami belum ada kebaikan yang bisa dibagikan. Tapi kalau sudah punya suami, membikin minuman saja sudah surga. Jadi, sebetulnya banyak indahnya (ketika menikah),” jelasnya.

BKKBN Raih Penghargaan  Kemenkeu

Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Rionald Silaban, pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa BKKBN mendapatkan apresiasi dalam kualitas laporan keuangannya dengan indeks 3,61. Pada  2022, lembaga negara ini menempati peringkat pertama dengan nilai indeks tertinggi dari 83 kementerian/lembaga.

“Kualitas laporan keuangan BKKBN telah secara konsisten dipertahankan dengan baik sejak tahun 2019 hingga 2023  lalu,” jelasnya.

BKKBN juga berhasil mendapatkan penghargaan pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dari Menteri Keuangan, yaitu Juara 2 kategori Sertifikasi BMN  tahun 2021 dan Juara 3 kategori Kualitas Laporan BMN tahun 2022.

“Kegiatan ini adalah momentum yang  baik untuk dapat meningkatkan kapasitas serta kapabilitas jajaran BKKBN sebagai aset yang profesional dan semangat untuk memberikan kontribusi terbaik melalui pengelolaan BMN,” tambahnya.

Sementara itu, mantan Memteri Perhubungan RI, DR. (HC) Ignasius Jonan, SE, MA,  yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan ini memaparkan peran pemimpin dalam transformasi organisasi.

“Delapan langkah untuk mentransformasi organisasi Anda yaitu membentuk kepekaan urgency (establishing the sense of urgency), membentuk koalisi yang kuat (forming a powerful guiding coalition), membuat sebuah visi (creating a vision), mengkomunikasikan visi yang dibuat (communicating the vision), dapat mempengaruhi tim atau orang di sekitarnya untuk berbuat sesuai dengan visi yang sudah ditetapkan (empowering others to act the vision),” ujarnya.

Termasuk juga mempersiapkan dan membuat tujuan jangka pendek (planning for and creating short-term wins), melakukan peningkatan dan menghasilkan sejumlah perubahan positif (consolidating improvements and producing more change), dan melakukan pendekatan yang berbeda (institutionalizing new approaches).

Kerjasama BKKBN – Untar

Pada acara ini juga ditandatangani MoU dengan Universitas Tarumanegara (Untar). “Selama ini Untar bekerjasama dengan rumah sakit dan jejaring. Hal-hal spesifik terkait KB, ada di sini (BKKBN). Bisa kita spesifikasi, di Untar keahlian yang didorong adalah pelayanan keluarga baik di Fakultas Psikologi maupun Fakultas Kedokteran.”

“Kita arahkan ke pelayanan keluarga, maka kerjasama dengan panti wreda untuk orang tua, panti asuhan. Hal yang sangat praktis ini dibekali untuk para calon dokter,” ujar Rektor Universitas Tarumanegara Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, MT, MM, IPU, ASEAN Eng, saat ditemu di sela acara.

Executive Meeting dan Workshop Pengelolaan Barang Milik Negara di lingkungan BKKBN Tahun 2024 diikuti  70 peserta. Terdiri dari Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama pusat dan Perwakilan BKKBN Provinsi  serta para Pejabat Fungsional Penyuluh KB Ahli Utama.

Pada acara ini juga diserahkan penghargaan dari Kementerian Keuangan, sebagai berikut.

▪︎ Kategori Inventarisasi BMN:

  1. Perwakilan BKKBN Kepri
  2. Inspektorat Utama
  3. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera.

▪︎ Kategori Pengawasan dan Pengendalian BMN:

  1. BKKBN Kalimantan Timur
  2. BKKBN Papua
  3. BKKBN Nusa Tenggara Barat.

▪︎ Kategori Pemindahtanganan Barang Milik Negara

  1. BKKBN Nusa Tenggara Timur
  2. BKKBN D.I. Yogyakarta
  3. BKKBN Sulawesi Tengah. (*/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *